SketsaNusantara.id - Kejahatan saat ini memiliki modus yang sangat beragam, hingga salah satunya menggunakan lembaga pendidikan.
Sejumlah orang tua murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Tangerang dilaporkan telah mengalami kerugian.
Hal itu terjadi setelah merasa tertipu oleh sebuah lembaga pendidikan fiktif bernama Al Kareem Islamic School.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Sekolah Al Kareem Islamic School merupakan sekolah yang setelah ditelusuri tidak memiliki izin operasional resmi.
Sekolah ini diduga melakukan praktik penipuan dengan menarik biaya pendaftaran dan SPP dari para korban.
Kasus ini terungkap setelah beberapa orang tua mulai curiga karena kegiatan belajar mengajar di Al Kareem Islamic School tidak berjalan sesuai janji, bahkan lokasi sekolah yang dijanjikan tidak jelas keberadaannya.
Para korban mengaku telah membayar sejumlah uang, mulai dari biaya pendaftaran hingga beberapa bulan uang sekolah, yang totalnya bervariasi.
Modus operandi yang digunakan oleh pihak Al Kareem Islamic School diduga melibatkan promosi yang meyakinkan, namun pada kenyataannya, fasilitas dan program pendidikan yang ditawarkan tidak pernah terealisasi.
Pihak sekolah bodong ini diduga memanfaatkan kepercayaan orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik berbasis Islami untuk anak-anak mereka.
Para korban umumnya tertarik dengan janji-janji mengenai kurikulum Islami yang terintegrasi, fasilitas yang memadai, serta tenaga pengajar yang berkualitas.
Namun, setelah uang disetorkan, pihak sekolah sulit dihubungi dan kegiatan belajar mengajar tidak pernah dimulai secara semestinya, serta sekolah yang sering ditutup saat seharusnya ada kegiatan belajar mengajar.
Artikel Terkait
Usai Jabat Stafsus Presiden, Yovie Widianto Didapuk Sebagai Komisaris PT Pupuk Indonesia, Denny Siregar: Pupuknya Mau Dinyanyiin?
Tambah Daftar Publik Figur yang Duduki Posisi Stategis Kursi BUMN, Ini Tugas dan Wewenang Yovie Widianto Sebagai Dewan Komisaris PT Pupuk Indonesia
6 Fakta Love Scamming yang Menimpa Staff Media Prabowo, Kani Dwi Kena Tipu 48 Juta Bermula dari Titip Salam hingga Dicibir Gegara Dukung Praktik Ordal
Ratusan Botol Miras dan Ribuan Batang Rokok legal di Kecamatan Tanggul dan Sumberbaru Disita Satpol PP Jember
Perbaiki Infrastruktur Menuju Salah Satu Sekolah dan Ponpes di Probolinggo, Gubernur Khofifah Sebut Itu Bentuk Pelayanan untuk Warga Jatim