Dalam penilaiannya, Prabowo berpotensi menjadi "penetral racun" di tengah "air yang keruh", merujuk pada konflik yang belum menunjukkan titik akhir antara Iran dan Israel.
Diketahui, Presiden Prabowo sendiri tengah menjadwalkan lawatan ke luar negeri. Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan mengunjungi Rusia untuk pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin pada 19 Juni 2025.
Kendati belum ada konfirmasi dari pihak Istana mengenai jadwal ke Iran, Boroujerdi memastikan pihaknya siap mengatur pertemuan bilateral kapan pun Prabowo berkenan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Iran Lakukan Serangan Balasan ke Israel, Puluhan Orang Dikabarkan Terluka
Zionis Israel Menyerang Iran, Ini 7 Langkah Penting dari KBRI Tehran untuk WNI Hindari Ancaman Konflik
Konflik Iran-Israel Masih Terus Memanas, Fasilitas Penting dan Infrastruktur Strategis Jadi Target Serangan
Perundingan Nuklir Iran-AS Dibatalkan Pasca Konflik Iran-Israel yang Kian Memanas
Iran Hantam Zionis Israel dengan Rudal: Ini 5 Fakta Penting yang Bikin Dunia Ketar-ketir