Minggu, 19 Juli 2026

Ancaman Radiasi Nuklir dan Korban Massal: Konflik Iran-Zionis Israel Masuki Titik Paling Gawat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Juni 2025 | 09:58 WIB
Ilustrasi ancaman radiasi nuklir. (Pexels/Johannes Plenio)
Ilustrasi ancaman radiasi nuklir. (Pexels/Johannes Plenio)

Namun demikian, Grossi juga memperingatkan bahwa “keselamatan dari ancaman nuklir sedang dikompromikan atas konflik (Iran melawan Israel) tersebut.”

Konflik ini meledak bersamaan dengan batalnya negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington yang sedianya berlangsung pada Minggu.

Padahal, sebelumnya Iran dan AS tengah berada di meja perundingan untuk membahas pengendalian program nuklir Iran yang kembali menuai kecurigaan dari Barat.

Pembatalan perundingan ini menjadi titik balik yang mempercepat eskalasi militer. Perang yang semula bersifat tekanan diplomatik kini berubah menjadi aksi militer terbuka.

Menyikapi perang ini, Presiden AS Donald Trump bersuara keras. Ia menyerukan agar Iran kembali ke meja perundingan.

"Menurut saya Iran tidak memenangkan perang ini, dan mereka harus berbicara, dan mereka harus berbicara segera, sebelum terlambat," tegas Trump saat akan menghadiri KTT G7 di Kanada.

Trump juga mengatakan bahwa “mereka harus membuat kesepakatan, dan itu menyakitkan bagi kedua belah pihak.” Pernyataan ini memperlihatkan bahwa bahkan sekutu Israel pun mulai khawatir dengan dampak konflik terhadap stabilitas kawasan dan potensi bencana nuklir.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa tujuan utama serangan negaranya adalah untuk mencegah ancaman eksistensial dari Iran.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X