“Jadi yang mana nih, ada atau tidak ada rapat koordinasi antar kementeriannya?” tanya Tom Lembong.
Tom Lembong pun membantah tuduhan tersebut. Ia mengali kebijakan impor gula yang ia keluarkan pada tahun 2015 berlandaskan hasil 2 rapat kerja koordinasi antar kementerian.
“Kebijakan impor gula saya di 2015 menggunakan Rakor-Rakor antar Kementerian tanggal 12 Mei 2025 dan 8 Oktober 2015 sebagai dasar kebijakan,” ungkap politisi yang juga bankir ini.
Sahabat Anies Baswedan ini juga membeberkan hasil Rapat Koordinasi antar Kementerian Bidang Ekonomi yang digelar pada 12 Mei 2015 lalu.
Dalam rapat tersebut disebutkan bahwa stok kebutuhan gula nasional untuk 3 bulan ke depan terpenuhi.
“Pabrik gula BUMN saat ini sedang melakukan penggilingan, seheingga dapat memenuhi kebutuhan gula nasonal 3 bulan ke depan,” begitu hasil rapat yang dituliskan Tom Lembong.
Ia pun membantah tudingan dirinya mengimpor gula di saat stok dalam negeri melimpah.
“3 bulan ke depan lho, bukan sampai akhiir 2015,” tegasnya.
“Saya menerbitkan izin impor gula pertama kalinya Oktober 2025,” ungkap Tom Lembong.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Urung Jadi Saksi Pernikahan Al Ghazali, Prabowo Subianto Hadiri Sejumlah Agenda Penting di Singapura dan Ditunggu Vladimir Putin
Klarifikasi Fadli Zon Menyangkut Tragedi Perkosaan Massal 1998, Singgung Laporan TGPF Kurang Data
Berharap Hidup Lagi, Seorang Suami di Tanggul Jember Tidur Bersama Jasad Istri Yang Sudah Membusuk
Konten Kreator Indonesia Bagikan Pengalaman Hamil di Korea Selatan, Ini Dua Hal Penting yang Harus Dilakukan Ibu Hamil di Sana
5 Pernyataan Pedas Roy Suryo tentang Ijazah Jokowi: Kita Tertawakan Saja!