Beberapa kecamatan lain justru hanya memiliki 2 dokter umum, seperti Tempurejo, Mumbulsari, Jenggawah, Ajung, Semboro, dan Ledokombo. Ketimpangan ini bisa memengaruhi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Jika dihitung keseluruhan, distribusi tenaga kesehatan di Jember pada 2024 adalah sebagai berikut:
1. Dokter Umum: 320 orang
2. Dokter Spesialis: 441 orang
3. Tenaga Keperawatan: 2.502 orang
4. Psikolog Klinis: 7 orang
Sebagian besar tenaga kesehatan ditempatkan di rumah sakit (226 dokter umum, 441 dokter spesialis, dan 1.751 perawat), serta sarana pelayanan kesehatan lainnya seperti puskesmas dan klinik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Kecamatan dengan Kunjungan Puskesmas Tertinggi di Jember, Salah Satunya Tembus 23 Ribu Pengunjung
51 Pulau 'Misterius' dan Tak Bernama di Kabupaten Jember, Mayoritas Tertutup Rumput dan Karang
Lebih dari 736 Ribu Penduduk Jember Belum Tamat Sekolah, Hanya 526 Orang yang Lulus S3 dari Total 2,6 Juta Penduduk
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Kabupaten Jember, Melonjak di 2023 tapi Menurun di 2024?
Jumlah Kunjungan Wisatawan Lokal di Kabupaten Jember Melejit, Kunjungan 2024 Capai Puncak Tertinggi Selama 4 Tahun