Meski menyinggung luka sejarah, Prabowo tidak terjebak pada narasi pesimistis. Ia menegaskan bahwa kondisi Indonesia kini sudah jauh berbeda.
Dengan kekayaan sumber daya yang masih melimpah dan stabilitas politik yang terus dibangun, Prabowo optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama dunia.
"Banyak lembaga ekonomi internasional memprediksi bahwa Indonesia akan masuk dalam lima atau enam besar ekonomi dunia pada 2045," sebutnya.
Tak hanya itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya bertekad menghapus kemiskinan sebelum Indonesia mencapai tahun emas kemerdekaan ke-100.
"Saya yakin kemiskinan bisa kita hapuskan bahkan sebelum 2045. Ini adalah tekad saya, tekad pemerintah saya," tukasnya.
Pernyataan ini menandai arah visi besar Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang tidak hanya merdeka secara politik, tetapi juga berdaulat secara ekonomi dan sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Resmi! Susi Pudjiastuti Apresiasi Keputusan Prabowo Subianto Cabut IUP 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat, Papua
5 Fakta Usai Prabowo Cabut IUP 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat: Presiden Gelar Ratas hingga Alasan 1 PT Tidak Dicabut
PT Gag Nikel Punya Siapa? 5 Fakta Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat: Prabowo Tak Cabut IUP hingga Jajaran Direksi dan Komisaris
Anas Urbaningrum Apresiasi Langkah Prabowo Subianto Cabut IUP Tambang Nikel 4 Perusahaan di Raja Ampat
Skor Jepang vs Indonesia 6-0, Netizen Soroti Jam Tangan Rolex Pemberian Prabowo Usai Skuad Garuda Kalah: Diambil Lagi Jamnya