Sampai sekarang gambar yang didesain masih dijual bebas di pasar global pada berbagai platform marketplace.
Pada video TikTok yang diunggah pada Juni 2025, Liffie kemudian mengabarkan perkembangan upayanya memperjuangkan hak cipta karya yang telah dicuri.
Bahkan desain yang dicuri menurut Liffie masih menggunakan logo brandnya.
Dia mengaku tidak bisa mengambil jalur hukum untuk menuntut pencurian karya tersebut karena produk dibuat di China.
Video yang dibuat pada tahun 2023 untuk menggambarkan perasaan frustasinya atas karya yang dicuri mendapatkan banyak perhatian.
Salah satunya yaitu seseorang dari Justice for Artists yang menghubungi Liffie terkait video yang dibuat.
Bantuan tersebut sangat berarti untuk Liffie, hingga akhirnya pada pertengahan tahun 2024, dia berhasil memenangkan hak cipta di pasar US dan mendapatkan kompensasi.
Meski begitu, karyanya masih dijual secara bebas di China dan beberapa negara lain.
“But at least now my voice was heard and I hope this video helps other artists speak up too,” ucap Liffie dalam video TikTok yang dibuat untuk menyuarakan hak cipta atas karyanya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dinilai Tak Miliki Empati, Ini Identitas 2 Konten Kreator yang Diusir Warga Karena Ngonten di Area Banjir Lampung
4 Fakta Steven Wongso, Konten Kreator yang Dikabarkan Resmi Mualaf Dibimbing oleh Ustadz Felix Siauw
Dikenal Sebagai Konten Kreator Masak Besar, Bobon Santoso Tanggapi Polemik Willie Salim Soal Rendang 200 Kg Lenyap saat di Palembang
Nasihat Bobon Santoso untuk Konten Kreator yang Mau Masak Besar Agar Tidak Gatot dan Mengecewakan: Jadi Utamakan...
Sumber Kekayaan Willie Salim, Konten Kreator yang Bikin Heboh Ngaku Kehilangan 200 Kg Daging Rendang di Palembang! Apa Saja?