Namun, jemaah tidak bisa ditahan terlalu lama hingga sebagian akhirnya memutuskan untuk berjalan kaki.
Keputusan ini terjadi menjelang subuh oleh sebagian jemaah haji.
Petugas juga telah menghimbau agar, khususnya lansia dan disabilitas untuk tetap menunggu di Muzdalifah.
Sementara itu, jarak menuju Mina sekitar 3 hingga 4 kilometer. Pihak penyelenggara khawatir para jemaah akan kesulitan menemukan tenda atau bahkan tersesat.
Menghadapi situasi ini, Kemenag bersama panitia penyelenggara haji terus menjalin koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan perusahaan transportasi penyedia layanan angkutan.
Upaya tersebut dilakukan guna mempercepat pergerakan jemaah.
Jadwal semula menurut Dirjen Penyelenggara Haji menargetkan proses evakuasi selesai pukul 09.00 waktu setempat. Namun di lapangan, proses baru rampung pukul 09.40 sehingga ada keterlambatan hingga 40 menit.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Sudah Menjadi Tradisi, Bagaimana Hukumnya Titip Doa dan Oleh-Oleh Haji? Begini Penjelasan Buya Yahya
Ivan Gunawan Cukur Gundul Rambutnya Usai Melaksanakan Seluruh Rangkaian Haji, Puji Netizen: Gantengnya Pak Haji...
5 Artis Throwback Momen Kala Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah, Edisi Rindu Tanah Suci di Momentum Idul Adha 2025
Viral! 4 Orang Jamaah Haji Indonesia Merokok di Kamar Hotel, Alarm Kebakaran Bunyi dan Lansia Panik Tak Mampu Turun Tangga
Kronologi Lengkap Jemaah Haji Jalan Kaki dari Muzdalifah: Bus Terlambat, Lalu Lintas Padat, dan Intervensi Darurat
Update Hari ke-39 Haji 2025: 175 Jemaah Indonesia Wafat, Kasus Kematian Dominan akibat Jantung hingga Infeksi Berat