SketsaNusantara.id - Sedikitnya 100 peserta menghadiri pengajian rutin di Masjid Baitul Mukminin Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, Nganjuk, Minggu 8 Juni 2025. Acara digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Rejoso. Kegiatan ini menghadirkan Kiai Rohmat Udin untuk memberikan mauidzah hasanah.
Acara juga dihadiri perangkat desa, takmir masjid dan Forkopincam Rejoso. Tentu juga sekitar 100 hadirin para pengurus PAC Fatayat NU Rejoso dan ranting seluruh Kecamatan Rejoso.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Al-Barzanji. Dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Subbanul Wathon dan mars Fatayat.
Kepala Desa Sidokare Imam Mashari mengapresiasi kegiatan ini yang ditempatkan di wilayahnya. "Karena sehat sehingga bisa mengikuti kegiatan Fatayat seperti ini menjadi nikmat yang paling besar," ujarnya.
Dirinya berharap rutinan ini sebagai salah satu cara mempererat silaturahmi. "Termasuk istikomah sampai hayat dalam mencari ilmu untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt," imbuhnya.
Sukrisni, Ketua PAC Fatayat NU Rejoso berpesan kepada para hadirin untuk selalu menjaga kesehatan. "Karena sehat mahal harganya, dengan sehat kita dapat membedakan halal dan haram, perkara yang hak dan batil," ujarnya.
Baca Juga: Tak Pernah Diperhatikan Pemerintah Daerah, Fatayat NU Kencong Sampaikan Harapan ke Gus Fawait
"Bulan Juli hingga Oktober nanti, akan ada reorganisasi Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Rejoso," ujarnya. Dia berharap agar semua pengurus mempersiapkan dengan baik. "Dan itu dimulai dari Ranting Fatayat Desa Sidokare ini, terima kasih," imbuhnya.
Dia juga berpesan agar soliditas dan kerukunan semua anggota dan pengurus Fatayat NU terus dijaga. "Ini agar Fatayat terus mampu berperan dan mengambil bagian di setiap even di pemerintahan kecamatan dan desa, selalu dilibatkan sebagai kontribusi," ujarnya.
Dia mendorong perlu ditingkatkan terus mutu sumber daya manusia. "Pekan depan ada Pendidikan Dasar Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) dari PCNU Nganjuk di Desa Mlorah, monggo sahabat Fatayat bisa ikut," pintanya.
Baca Juga: Edukasi Masyarakat, GP Ansor dan Fatayat NU Banyuwangi Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah
Dengan mengikuti PD-PKPNU, lanjutnya, anggota Fatayat akan mengikuti pemantaban dalam berorganisasi di NU. "Juga bersilaturahmi dan bersinergi dengan anggota NU dari ranting, lembaga dan banom yang lain," pungkasnya.
Kiai Rohmat Udin, dalam sesi mauidzah hasanah, menjelaskan bahwa lslam dibangun oleh lima perkara. Baik syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji.
Artikel Terkait
9 Kyai NU Dilahirkan Wali Asal Jember: Tokoh-Tokoh Keturunan KH Muhammad Shiddiq Panutan Masyarakat Nahdlatul Ulama di Jawa
LDNU Diwek Gelar Pengajian Kitab al- Muqtathofat, Solusi Perkuat NU-isme
Revitalisasi Program Kerja, MWC NU Rejoso Nganjuk Gelar Musker