Baca Juga: Ekosistem Raja Ampat Terancam Tambang Nikel, Susi Pudjiastuti Desak Pemerintah Bertindak Cepat
• Polusi udara
• Terumbu karang rusak
• Perampasan lahan serta pelanggaran hak masyarakat adat dan komunikasi lokal
• Hilangnya mata pencaharian lokal
• Pelanggaran hak pekerja
• Dampak terhadap kesehatan masyarakat
• Korupsi
• Keuntungan cepat (untuk golongan tertentu)," tulis akun X @lalalangatur.
Sementara itu protes terus disuarakan oleh berbagai kelompok, termasuk Greenpeace dan aktivis lingkungan lainnya, serta organisasi masyarakat adat.
Bahkan, ada penangkapan aktivis yang melakukan protes di konferensi nikel internasional, yang menunjukkan betapa sensitifnya isu ini.
Pemerintah, melalui Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, telah menyatakan akan mengevaluasi izin tambang nikel di Raja Ampat, menyusul polemik yang makin meluas dan viralnya tagar #SaveRajaAmpat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Polisi Tembak Polisi di Sumatera Barat, Benarkah Pelaku Merupakan Bekingan Tambang Liar?
Aksi Pekerja Tambang Suapi Monyet Tanpa Kedua Tangan Tuai Empati! Salfok Komentar Netizen Bikin Ngakak: Ini Kembaran Agus?
Inilah Jatah Tambang Muhammadiyah dan NU, Ada 6 Wilayah yang Disiapkan untuk Ormas Keagamaan
Tak Hanya NU dan Muhammadiyah, Kampus pun Diusulkan Dapat Jatah Izin Tambang, DPR: Perguruan Tinggi itu Butuh Biaya...
Firdaus Oiwobo Sesumbar Pamer Miliki Banyak Bisnis Tambang, Hotman Paris Berikan Respon Menohok...