SketsaNusantara.id - Baru-baru ini ramai kembali di media sosial terkait seorang pendakwah asal Kendal Jawa Tengah yang ternyata merupakan seorang waria atau transgender.
Ia biasa disebut dengan panggilan Nyai Shuniyya Ruhama Habiballah dan merupakan seorang pendakwah yang namanya menjadi viral di media sosial karena video ceramahnya.
Nyai Shuniyya Ruhama Habiballah juga disebut-sebut sebagai pendiri paguyuban waria di Kendal, Jawa Tengah dan ia mengubah penampilannya menjadi perempuan saat berusia 18 tahun.
Meski fenomena Nyai Shuniyya ini sudah lama terjadi namun rupanya ia kembali viral belakangan ini karena ceramah-ceramahnya yang tersebar di media sosial.
Ceramahnya yang viral dan kemudian diketahui bahwa ia seorang transgender maka Shuniyya kemudian menuai kritikan warganet.
Diketahui dari media sosialnya bahwa Shuniyya sosok yang aktif di Nahdlatul Ulama (NU) dan salah satu koordinator Gusdurian di wilayah Kendal Jawa Tengah, namun hal itu tak melepaskannya dari kritikan.
Baca Juga: Kasdam V Brawijaya Imbau Warga Jember Jaga dan Rawat Hasil Pembangunan TMMD
Fenomena pendakwah transgender tersebut kemudian dikomentari oleh Ustadz Derry Sulaiman yang dulunya sebagai salah satu pelaku seni Indonesia yang kini lebih tekun mendalam bidang keagamaan dan kerap menyuarakan pandangannya terkait isu-isu sosial dan keagamaan.
Menurutnya fenomena pendakwah waria ini merupakan teguran Allah kepada umatnya yang kerap abai pada kewajiban berdakwah maupun mendengarkan dakwah.
"Ini sebetulnya teguran dari Allah kepada yang betulan laki-laki dan perempuan dan tidak mau berdakwah, sehingga Allah hantarkan orang-orang yang punya kelainan," ujar Derry Sulaiman dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
Baca Juga: Berikan Kemudahan bagi Peserta, UNEJ Buka 3 Jalur Pendaftaran SEMMABA 2025
"Laki-laki yang menyerupai perempuan jelas dilaknat Allah tapi memang ada orang yang dari lahir itu sudah membawa genetik perempuan yang tidak dibuat-buat atau ada orang yang berjenis kelamin ganda dan ia memutuskan menjadi perempuan itu tidak dilaknat ya," imbuhnya.
Lebih jauh Derry Sulaiman menjelaskan bahwa jika sejak awal seseorang adalah laki-laki normal dan kemudian memutuskan berganti kelamin menjadi wanita transgender, waria dan lesbian maka hal itu menurutnya dilaknat dalam Islam.
Artikel Terkait
Misteri Siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember DIkabarkan Hilang saat Magang di Perairan Madura, Diduga Korban Mengalami Perundungan
7 Titik Lokasi Sholat Idul Adha 2025 di Kota Semarang, Langganan Tahun ke Tahun Keamanan Terjamin
Profil Lee Jae-myung Presiden Korea Selatan yang Baru, Mantan Buruh Pabrik yang Pernah Putus Sekolah
Tren Tanya Teman Ranking 1 di Media Sosial Dapat Perhatian, Netizen Ungkap Jalan Sukses Masing-Masing Orang Berbeda
Trump Bikin Panik, Simak 5 Pernyataan LPDP tentang Kejelasan Kelangsungan Studi Mahasiswa Indonesia di Amerika
4 Tuntutan Aliansi BEM se-UI Pasca 14 Massa Aksi dan Tim Medis Jadi Tersangka Demo Hari Buruh 1 Mei 2025, Minta Kapolri untuk...