SketsaNusantara.id - Keberangkatan jemaah calon haji Indonesia ke Tanah Suci masih terus berlangsung hingga 31 Mei 2025.
Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221 ribu orang, terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.860 jemaah haji khusus, belum termasuk jemaah haji furoda.
Namun menariknya, jumlah visa haji reguler yang diproses oleh pemerintah ternyata lebih banyak dari kuota yang diberikan.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Layanan Haji Dalam Negeri pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Muhammad Zain, dalam keterangan resminya dari Makkah, Jumat, 28 Mei 2025.
“Catatan kami, hingga hari ini, total ada 204.770 visa jemaah haji reguler yang diproses dalam operasional haji 1446 H/2025 M,” ujar Zain.
Mengapa Jumlah Visa Melebihi Kuota?
Menurut Zain, kelebihan ini bukan karena penambahan jemaah, melainkan bentuk antisipasi terhadap kemungkinan adanya pembatalan keberangkatan. Pemerintah sengaja memproses lebih banyak visa dari kuota resmi untuk memastikan seluruh slot yang tersedia benar-benar terisi.
“Ini karena dalam prosesnya ada jemaah yang sudah tervisa namun tidak jadi berangkat karena berbagai sebab,” jelasnya.
Jika ada jemaah yang batal berangkat karena alasan kesehatan, administrasi, atau teknis lainnya, maka visa pengganti sudah disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Zain menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi pemerintah agar kuota yang diberikan Arab Saudi bisa terserap optimal, mengingat antrean calon haji yang sangat panjang, bahkan bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun di beberapa daerah.
Baca Juga: Tenda Haji Kini Bernuansa Resort: Bunga Segar hingga Meubel Impor untuk Lawan Panas Ekstrem di Mina
Jumlah Final dan Harapan Pemerintah
Hingga saat ini, total 203.279 visa telah diterbitkan dan 41 lainnya masih dalam proses pemvisaan, sehingga jumlahnya tepat di angka 203.320 visa, sesuai dengan kuota reguler. Namun demikian, ada juga 1.450 visa yang sebelumnya sudah terbit namun tidak digunakan karena jemaahnya batal berangkat.
Zain pun berharap, ke depan tidak ada lagi pembatalan, mengingat waktu pengurusan visa pengganti sudah hampir habis.
Artikel Terkait
185 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba, 95 Persen Terima Kartu Nusuk untuk Akses Layanan Ibadah di Tanah Suci
Puncak Haji di Tengah Terik Ekstrem: Jemaah Diminta Tak Sholat Terlalu Sering di Masjidil Haram demi Jaga Stamina
Haji 2025 Dijaga Ketat, Arab Saudi Gunakan Drone hingga e-Gate Canggih untuk Deteksi Jemaah Ilegal
Momen Walimatus Safar Haji Ruben Onsu Jelang Berangkat ke Tanah Suci, Undang Ustadz Maulana Isi Tausiyah
Inul Daratista Bagikan Doa Haru untuk Ruben Onsu yang Tengah Melaksanakan Haji, Bareng Adam Suseno Ucapkan Hal ini