SketsaNusantara.id - Putri kedua Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid soroti kebijakan Dedi Mulyadi yang mengirimkan anak-anak bermasalah ke barak militer.
Sepakat dengan Dedi Mulyadi, Yenny Wahid setuju akan adanya kebijakan tersebut.
Namun ia menyarankan agar anak-anak bermasalah yang dikirim ke barak militer tidak dilabeli sebagai anak nakal.
Melalui sebuah video yang diunggahnya di akun Instagram @yennywahid, politikus ini menilai cap 'anak nakal' bisa terus melekat pada ingatan anak tersebut.
Jika hal itu terjadi, katanya, akan mempengaruhi sikap anak-anak tersebut sampai nanti.
"Cap (anak nakal) itu akan terus melekat dalam diri mereka. Dan itu menjadi narasi yang mereka percayai,"
Baca Juga: Dedi Mulyadi Disebut Mulyono Jilid 2, Gubernur Jawa Barat: Marketing yang Terbaik...
"Kalau mereka merasa dirinya nakal, dia pasti akan terus berulah ke depannya nanti," katanya.
Tak hanya itu saja. Yenny Wahid juga juga menyarankan agar program tersebut berjalan melalui assessment psikolog profesional.
Karena menurutnya, tak sedikit anak-anak yang bermasalah tidak diterima di lingkungan sekitarnya.
"Belum lagi anak yang punya neurodivergent nggak bisa konsentrasi nggak bisa fokus dan lain sebagainya. Sehingga dicap bermasalah oleh guru di kelas,"
Menurutnya dalam kasus itu, permasalahan anak tersebut tidak akan selesai hanya dengan baris-berbaris atau pendidikan militer yang lain.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Bakal Pinang Ayu Ting Ting Jadi Ibu Gubernur Jawa Barat? Reaksi Ayah Ojak dan Umi Kalsum: Doain Aja...
Gara-Gara Verrell Bramasta, Tiga Siswi Ini Viral! Dukung Penuh Dedi Mulyadi Usul Politisi ‘Nganggur’ Juga Dikirim ke Barak Militer
Disebut Seperti Maling dan Kacang Lupa Kulitnya! Lesti Kejora Resmi Dilaporkan Adik Kandung Dedi Dores, Ancaman Hukumannya Tak Main-Main...
Klaim Hasil dari Ngonten, Dedi Mulyadi Beri Rp25 Juta untuk Siswa Petugas Upacara
Program Pendidikan Barak Di-skakmat Bocah yang Keluhkan Perilaku Acuh Orangtua Ngurusin Anak, Begini Tanggapan Dedi Mulyadi