Kamis, 4 Juni 2026

Lewat Seskab Teddy Indra Wijaya, Prabowo Subianto Usulkan Papua Nugini Jadi Anggota Baru ASEAN, Dorong Perluasan Pengaruh Regional dan Global

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 26 Mei 2025 | 22:46 WIB
Dukung Papua Nugini gabung, Prabowo Subianto ingin ASEAN lebih juat dan berpengaruh di dunia internasional (Dok. Sekretariat Presiden)
Dukung Papua Nugini gabung, Prabowo Subianto ingin ASEAN lebih juat dan berpengaruh di dunia internasional (Dok. Sekretariat Presiden)

SketsaNusantara.id – Dukungan mengejutkan disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN yang digelar di Malaysia.

Dalam forum regional yang krusial itu, Prabowo menyuarakan dukungannya agar Papua Nugini bergabung sebagai anggota penuh ASEAN.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Heboh Kabar Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Jelang Kunjungan Presiden Prabowo, Netizen: Relate sama Status Gibran

"Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung upaya agar Papua Nugini menjadi anggota ASEAN," ujar Teddy dalam keterangannya, Senin 26 Mei 2025.

Langkah ini menandai babak baru dalam arah strategis ASEAN ke depan. Saat ini, blok regional Asia Tenggara itu beranggotakan 10 negara, sementara Timor Leste tengah bersiap bergabung sebagai anggota ke-11 pada Oktober mendatang.

Bila Papua Nugini masuk, ASEAN akan mengukir sejarah sebagai forum yang lebih inklusif dan mencakup wilayah yang lebih luas di Pasifik.

Baca Juga: Kursi Dubes RI untuk AS Kosong Hampir 2 Tahun, Prabowo Segera Pilih Nama Baru, Ini Kriterianya

Dalam sesi pleno yang membahas masa depan ASEAN, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat solidaritas regional, menjaga stabilitas kawasan, serta memperluas peran ASEAN di kancah global.

Ia menyoroti bahwa dengan estimasi populasi gabungan mencapai 700 juta jiwa pada 2025, ASEAN memiliki potensi yang setara dengan benua Eropa.

“ASEAN bukan hanya kawasan strategis secara ekonomi, tetapi juga kekuatan geopolitik yang semakin penting. Kehadiran Papua Nugini akan memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat ketahanan kawasan,” kata Teddy mengutip pernyataan Prabowo.

Baca Juga: Presiden Prabowo Memanggil BP Batam ke Istana Merdeka untuk Percepatan Pembangunan Kawasan Investasi

Papua Nugini, yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Indonesia, dinilai memiliki kedekatan geografis dan historis yang layak untuk dikukuhkan dalam lingkaran ASEAN.

Selain mempererat hubungan bilateral, keanggotaan Papua Nugini diyakini mampu menambah bobot ASEAN dalam isu-isu global seperti perubahan iklim, perdagangan bebas, dan keamanan maritim.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X