Baca Juga: Kolaborasi Sektor Jasa Keuangan, OJK dan FKLJK Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah
Di mana pemilik akun secara tiba-tiba menerima telepon dari orang tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp.
Dia mengatakan bahwa orang yang menghubunginya adalah dari penyedia jasa pinjaman online yaitu Rupiah Cepat yang mengabarkan bahwa sistem tengah error dan meminta pemilik akun untuk cek rekening.
“Katanya dia dari Rupiah Cepat, mereka bilang kalau sistem eror dan minta gua cek rekening,” tulis Carl dalam cuitannya.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga mengunggah tangkapan layar nomor orang yang diduga dari Rupiah Cepat yang menghubunginya.
Pemilik akun kemudian melakukan pengecekan rekening dan terdapat dana masuk ke rekeningnya dalam jumlah yang menurutnya besar.
Dia mengaku ingin langsung mengembalikan dana dan meminta nomor rekening dari orang yang menghubunginya, namun nomor rekening ternyata dari aplikasi pihak ketiga dan tidak resmi.
Pengguna X ini kemudian menyadari bahwa dirinya tengah menjadi korban penipuan dan menyimpan semua bukti yang diterimanya.
Selanjutnya, yang bersangkutan berniat mengembalikan dana tersebut langsung ke pihak Rupiah Cepat.
Namun saat dihubungi melalui email, akun Carl mengungkap mendapat balasan yang berisi Rupiah Cepat meminta pemilik akun untuk tetap membayar cicilan dari pinjaman yang tidak diajukannya.
Karena jawaban itu, pemilik akun mendatangi kantor Rupiah Cepat secara langsung, namun disuruh untuk menunggu karena pihak Rupiah Cepat mengaku sedang melakukan pengecekan.
Pemilik akun juga mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak OJK secara online.
Cuitan ini lantas banyak diunggah ulang oleh para pengguna media sosial X, terpantau oleh tim SketsaNusantara.id pada tanggal 22 Mei 2025, cuitan akun @helocarl mengenai menerima dana dari penyedia pinjaman online yang tidak diajukannya telah di-retweet sebanyak 12 ribu kali.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Open Donasi Rp5 Ribu, Neo Historia Indonesia Dilaporkan Hasbil Mustaqim ke OJK hingga Kemensos, Ada Apa?
WHO Melaporkan Sejumlah Negara Janjikan Tambahan Dana, Nilai Bantuan Mencapai 2,78 Triliun Rupiah
Rasanya Nendang, Harganya Ramah! Seafood Platter Super Komplet di Jember Seporsi Rp 60 Ribu Cukup 2 Orang
Ramai sejak 1967, Warung Legendaris di Jember Ini Tak Gentar Digempur Resto Mie Viral dan Kekinian
Sudah Bagikan SK, CPNS BKN Formasi Tahun 2024 Diminta Mulai Kerja 2 Juni 2025
Program Pendidikan Barak Di-skakmat Bocah yang Keluhkan Perilaku Acuh Orangtua Ngurusin Anak, Begini Tanggapan Dedi Mulyadi