Kamis, 4 Juni 2026

Terlihat Tegar Hadapi Kematian Ibrahim Assegaf, Ini Wejangan Mendalam Quraish Shihab Terhadap Mbak Nana Tentang Kematian Orang Tersayang

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 21 Mei 2025 | 21:00 WIB
Nasehat bijak Quraish Shihab kepada Najwa tentang kematian orang tersayang  (Instagram @najwashihab)
Nasehat bijak Quraish Shihab kepada Najwa tentang kematian orang tersayang (Instagram @najwashihab)

Menurut Quraish Shihab, menghadapi kematian akan dihadapi tergantung dari amal dan perbuatannya, bahwa bisa jadi kematian dapat menjadi berkah jika seseorang mempersiapkan diri dengan baik dan sebaliknya bagi yang tak mempersiapkannya.

Menurutnya pula, semua orang akan mengalami sakratul maut, jika ada penggambaran bahwa sakaratul maut menyakitkan dan menakutkan, namun ternyata tak semenakutkan itu karena menurutnya ada tingkatan berbeda-beda.

Baca Juga: Anak Najwa Shihab Lulusan Mana? Inilah Sosok Izzat Assegaf yang Punya Riwayat Pendidikan Super Mentereng

"Selama manusia melakukan amal baik maka sewaktu dicabut roh maka tidak terasa karena yang terbayang orang-orang yang soleh akan ditunjukkan tempat, malaikat akan berkata jangan sedih jangan menyangkut apa yang kau tinggalkan, kami akan urus mereka," imbuhnya lagi.

Sedangkan sakaratul maut yang berat karena ada beberapa faktor yang memberatkan sehingga akan berat dan menyakitkan.

Lalu bagaimana bagi orang yang ditinggalkan agar tak terasa berat ketika orang tercinta pergi mendahului?

Baca Juga: Bisikan Penuh Arti Najwa Shihab pada Sahabat, Usai Sang Suami Ibrahim Sjarief Assegaf Meninggal Dunia: Di Sekejap Pelukan

"Ada ucapan yang diajarkan Al-Qur'an yang tidak diajarkan kepada umat yang lain, hanya untuk umat Nabi Muhammad yaitu Innalillahi wa inna ilaihi raji'un," tegas Quraish Shihab.

Konsep kesadaran bahwa semua milik Tuhan dan akan kembali kpeada Tuhan merupakan satu hal yang harus ditanamkan pada setiap individu.

"Jadikanlah segala sesuatu merupakan milik Tuhan supaya anda tidak terlalu sedih, dia milik Tuhan kembali kepada Tuhan karena memang Ia yang punya," tegasnya lagi.

Quraish Shihab mengingatkan bahwa harta dan anak serta apapun yang kita cintai merupakan titipan dari Tuhan yang sewaktu-waktu akan diambil kembali sehingga kapanpun itu akan diambil kembali maka harus ikhlas.

Konsep kembali kepada Allah yakni Innalillahi wa inna ilaihi raji'un dapat membantu mengurangi kesedihan, meski bersedih adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh berlebihan.

Dalam diri manusia harus tertanam bahwa siapapun yang meninggalkan kita karena kematian maka harus menyadari bahwa 'tempat' itu juga sebetulnya sangat dekat dengan kita sendiri.

Dan seseorang yang pergi itu juga tengah bersama Tuhan yang maha baik maka tak perlu sedih sebab Tuhan maha baik dan jika seseorang itu meninggal dalam kondisi memiliki indikator yang baik maka tak ada yang perlu disedihkan karena Tuhan tahu dimana tempatnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Najwa Shihab

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X