“Mereka ada yang datang di awal, pertengahan, dan ada juga yang datang menjelang wukuf,” jelas Abdul Basir lagi.
Meski dikelola swasta, pemerintah tetap melakukan pengawasan untuk menjamin bahwa semua layanan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati antara PIHK dan jemaah.
“Tugas kami (pemerintah) adalah memastikan seluruh layanan tersebut sesuai kontrak dan hak-hak jemaah terpenuhi,” ujar Abdul Basir.
“Nanti tim dari Bidang Pengawasan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) akan memastikan apakah bus yang digunakan sesuai standar, apakah hotelnya sesuai perjanjian, termasuk layanan saat puncak haji,” tambahnya.
Dengan berbagai fasilitas tambahan dan waktu tunggu yang lebih pendek, biaya yang harus dibayarkan oleh jemaah haji khusus tentu berbeda dari haji reguler. Meskipun nilainya lebih tinggi, banyak jemaah yang merasa setimpal dengan kenyamanan dan pelayanan yang diperoleh.
Singkatnya, haji khusus menawarkan pengalaman ibadah haji dengan fasilitas lebih nyaman, proses lebih cepat, serta pendampingan yang intensif dari pihak PIHK. Bagi mereka yang menginginkan pengalaman ibadah haji yang lebih praktis dan nyaman, ONH Plus menjadi pilihan yang semakin relevan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Pantas Saja Beri Sinyal Restu, Begini Sikap Verrell Bramasta yang Buat Haji Faisal Bersyukur Fuji Dekat dengan Mas Dewan
Venna Melinda Bertemu Haji Faisal dan Oma Gala, Bahas Soal Fuji dan Verrell Bramasta? Ibunda Athalla Naufal: Aku Mau Nangis...
Sosok Mardijah: Kisah Lansia di Jember yang Menabung sejak Muda untuk Menunaikan Ibadah Haji
Siapa Nyai Nur Fadilah? Jemaah Haji yang Wafat saat Perjalanan Haji Ternyata Guru Pondok Pesantren di Sidoarjo, Kini Dimakamkan di Baqi Madinah
Aisar Khaled Minta Maaf hingga Panggil Fuji dalam Podcast Densu, Anak Bungsu Haji Faisal Justru Sedang Asyik Lakukan Ini Bareng Verrel Bramasta