Pemain bernomor punggung 8 itu mengingatkan agar kritik disampaikan secara menyeluruh, bukan hanya menilai dari satu sisi pertandingan.
"Makanya jangan lihat setengah-setengah, emang kalian tahu perjuanganku di Korea selama 3 bulan sampai nangis, terus di sini latihan 1 hari suruh lompat setinggi langit ya mustahil," katanya.
Sebagai penutup, Megawati pun menyindir dengan candaan yang menggelitik. "Baru kalau aku pakai dukun, mungkin baru bisa heeh," tambahnya.
Untuk diketahui, Megawati menjadi sorotan publik karena berhasil membawa Red Sparks tampil gemilang di Korea dengan rekor 12 kemenangan beruntun. Di bawah asuhan Ko Hee Jin, ia juga sukses memecahkan sejumlah rekor individu.
Namun, setelah kontraknya berakhir, Megawati memilih tak melanjutkan kerja sama dengan klub Korea tersebut dan kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Petrokimia Gresik dalam lanjutan kompetisi Proliga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Kedatangan Megawati Hangestri, Bupati Jember Gus Fawait Berikan Reward dan Komitmen Cetak Atlet Berprestasi: Semoga Lahir Mega-Mega Lainnya
Megawati Hangestri Bertemu Gus Fawait Usai Putus Kontrak dari Red Sparks Korea Selatan, Ini Harapan Bupati Jember Pada Sang Megatron
Netizen Anggap Megawati Hangestri Sindir Kovo sebab Tak Masuk Best 7 Liga Voli Korea, Netizen: Akhirnya Tau Kenapa Tidak Lanjut di KOVO
Keputusan Megawati Hangestri Tak Lanjut di Red Sparks Tuai Spekulasi, Siap ke LOVB Pro Amerika atau Proliga Indonesia?
Megawati Hangestri Gabung Gresik Petrokimia di Final Four Proliga 2025, Pevoli Asal Jember Diragukan Tampil di Laga Perdana?