"Ya nanti dibuktikan lewat proses hukum, nanti akan kita lihat di proses pengadilan seperti apa," lanjut Jokowi.
Ia menyebut langkah hukum ini diambil bukan semata-mata untuk dirinya, tetapi juga demi menjadi pembelajaran bagi seluruh bangsa agar tidak gegabah dalam merendahkan atau menuduh seseorang tanpa dasar.
"Nantinya menjadi pembelajaran bagi kita semuanya," tambahnya.
Di sisi lain, Jokowi justru mengajak masyarakat dan elit politik untuk lebih fokus pada tantangan besar yang tengah dihadapi bangsa saat ini, seperti dampak global dari perang dagang dan situasi ekonomi dunia yang tidak menentu.
Ia menegaskan bahwa tantangan tersebut bukanlah persoalan ringan dan membutuhkan solidaritas kuat dari seluruh elemen bangsa.
"Karena tantangan ini yang dihadapi semua negara. Yang kita hadapi saat ini harus bisa kita selesaikan, karena bukan hal yang mudah," tutup Jokowi.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Profil Rismon Sianipar sang Ahli Digital Forensik yang Membongkar Rangkaian Bukti Forensik Ijazah S1 Jokowi yang Diduga Palsu
Publik Heboh soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Ganjar Pranowo Justru Cuek: Saya Nggak Tertarik Komentari Itu
Menohok! Sowan ke Solo, Gus Kautsar Ploso Diserbu Netizen soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Ijazah SD Aja Nggak Punya
Jokowi Dituding Soal Ijazah Palsu Sejak 2019 Kenapa Baru Menggugat Tahun 2025? Ini Jawaban Ketua Solidaritas Merah Putih
Raffi Ahmad Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Peringatan Hari Buruh 2025 di Monas, Warganet: Berarti Jokowi...