SketsaNusantara.id - Pada 5 Mei 2025 waktu setempat, Microsoft resmi menghentikan aplikasi berbasis panggilan video, Skype.
Aplikasi ini dirilis pada 2003 silam yang membuat Skype dengan cepat mendapatkan perhatian dari sejumlah pengguna internet dari dunia.
Terlebih aplikasi ini menghadirkan panggilan berupa video dan suara yang cocok untuk berbagai kalangan, termasuk rapat online.
Di Indonesia sendiri, Skype cukup banyak digunakan sebelum bermunculannya aplikasi serupa seperti Zoom dan Google Meet.
Pada masa pandemi di tahun 2020, aplikasi berbasis panggilan video banyak digunakan karena adanya aturan mengenai bekerja dari rumah.
Sejak itu, penggunaan aplikasi video call tersebut cukup banyak dan mengubah gaya hidup manusia pada era teknologi seperti.
Baca Juga: 4 Manfaat Positif Ngobrol Santai dengan Keluarga, Sudahkah Hari ini Berbincang dengan Mereka?
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Microsoft, Skype berhenti beroperasi setelah 23 tahun beroperasi secara global pada 5 Mei 2025.
Penghentian layanan ini oleh Microsoft menjadi akhir dari perintis komunikasi internet.
Pada pertengahan tahun 2010, aplikasi berbasis video call ini telah digunakan oleh ratusan juga lebih orang setiap bulannya dengan pengguna dari seluruh dunia.
Sebagai aplikasi yang panggilan gratis, Skype mempengaruhi bagaimana orang di dunia berkomunikasi, utamanya lintas negara.
Artikel Terkait
Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke-7 Tahun Bersama Raditya Dika, Anissa Azizah Harapkan Satu Hal Ini
7 Tahun Langgeng Bersama Anissa Aziza, Intip Tips Raditya Dika dalam Membangun Rumah Tangga Harmonis
ICMI Jombang: Wacana Pendirian PTN di Wonosalam Sebatas Isu Receh
BRI Kucurkan Rp632 Triliun Buat UMKM, 1,2 Juta AgenBRILink Disiapkan
Respon Dessy Paramita Usai Tuduh Mesa Hira Anak Titipan hingga Tereliminasi dari Indonesian Idol 2025