Kamis, 4 Juni 2026

Oknum Polisi Bondowoso Arogan saat Proses Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Saeng, IJTI Tapal Kuda Kirimkan Somasi

Photo Author
- Senin, 5 Mei 2025 | 06:59 WIB
Oknum polisi yang melarang wartawan untuk mengambil dokumentasi. (IJTI Tapal Kuda)
Oknum polisi yang melarang wartawan untuk mengambil dokumentasi. (IJTI Tapal Kuda)

Selain itu, ungkapan serupa juga disampaikan oleh wartawan Radar Ijen, Ilham Wahyudi. Kata Ilham, ia juga dilarang mengambil foto dokumentasi, dengan kalimat yang terkesan mengancam.

“Oknum polisi itu bilang kalau mereka tidak urus media. Bahkan dengan kalimat ‘tak pentung kamu, jika memaksa’ ,” ungkapnya.

Salah satu anggota Basarnas juga mengakui adanya tindakan arogan dari oknum polisi. Pihak Basarnas yang hendak mengambil dokumentasi laporan juga dilarang.

“Memang benar adanya (sikap arogan oknum polisi) itu. Selain rekan-rekan wartawan, salah satu anggota kami juga mengalami. Padahal kami sedang bertugas bahkan berseragam dan sudah menyampaikan juga untuk melakukan dokumentasi sebagai laporan,” terang salah satu anggota Basarnas yang tidak mau namanya ditulis.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X