SketsaNusantara.id – Isu seputar dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali memanas dan menyita perhatian publik.
Sejumlah tokoh nasional mulai dimintai tanggapan, termasuk Yenny Wahid, putri dari Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Namun, saat ditemui media di Bali, Yenny memilih tak berkomentar langsung soal tudingan terhadap Jokowi.
Alih-alih menjawab secara eksplisit, Yenny malah membagikan kisah menarik semasa ayahnya masih hidup.
Menurut Yenny, kisah itu sebenarnya menggambarkan fenomena ijazah palsu yang sudah pernah disinggung oleh Gus Dur jauh sebelum topik ini mencuat ke permukaan dan menjadi perbincangan hangat publik seperti sekarang.
"Gus Dur pernah kedatangan seorang pejabat yang mengeluh soal ijazah palsu, ketika mendaftarkan sebagai bupati," ujar Yenny Wahid seperti dikutip SketsaNusantara.id dari akun TikTok @pemburuijasahpalsu.
Yenny melanjutkan cerita sang ayah dengan nada jenaka yang sarat sindiran, seolah menyinggung kondisi sekarang.
"Pejabat ini membela diri kalau ini tidak palsu. Ini tidak palsu, orang kata yang jual ini asli kok," ungkapnya disambut tawa.
"Ya begitu kira-kira, cerita Gus Dur soal ijazah palsu," tambahnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Gus Dur Hapus Dwifungsi ABRI, Mengapa Kini Mau Dihidupkan Lagi?
Pernyataan Yenny itu memancing rasa penasaran publik. Tak sedikit yang penasaran, siapa sebenarnya pejabat yang pernah datang ke Gus Dur sambil mengeluhkan soal ijazahnya.
Spekulasi pun bermunculan, apalagi diketahui bahwa Jokowi sempat menemui Gus Dur saat masih menjabat sebagai wali kota Solo, momen yang kini kembali disorot publik.
Artikel Terkait
Profil Rismon Sianipar sang Ahli Digital Forensik yang Membongkar Rangkaian Bukti Forensik Ijazah S1 Jokowi yang Diduga Palsu
Publik Heboh soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Ganjar Pranowo Justru Cuek: Saya Nggak Tertarik Komentari Itu
Menohok! Sowan ke Solo, Gus Kautsar Ploso Diserbu Netizen soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Ijazah SD Aja Nggak Punya
Jokowi Dituding Soal Ijazah Palsu Sejak 2019 Kenapa Baru Menggugat Tahun 2025? Ini Jawaban Ketua Solidaritas Merah Putih
Gus Muwafiq Sentil Pihak yang Ribut soal Ijazah Jokowi: Berani Ngomong saat Sudah Lengser, Kenapa Dulu Diam Seribu Bahasa?