SketsaNusantara.id — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantam industri media tanah air.
Kali ini, badai efisiensi menyapu bersih ruang-ruang redaksi, menyisakan sunyi dan air mata para jurnalis yang dulu menjadi garda terdepan penyampai informasi.
Dalam beberapa bulan terakhir, setidaknya tujuh perusahaan media besar tercatat melakukan PHK massal, mulai dari CNN Indonesia hingga media milik negara seperti TVRI dan RRI.
Baca Juga: Kompas TV Hadapi PHK Massal, Inilah Momen Haru Presenter Menangis Saat Pamit di Siaran Langsung
Diperkirakan lebih dari 600 karyawan terkena imbas langsung dari langkah efisiensi yang ditempuh perusahaan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @poin_opini, perkiraan jumlah karyawan yang menjadi korban efisiensi terbesar berasal dari CNN Indonesia dengan korban PHK sebanyak 200 orang.
Menyusul di belakangnya, Kompas TV melepas sekitar 150 pekerjanya. Di tengah berita pemutusan hubungan kerja itu, publik sempat dikejutkan dengan momen emosional seorang news anchor Kompas TV yang tak kuasa menahan tangis saat pamit di layar kaca.
Tak hanya media swasta, perusahaan plat merah pun ikut terdampak. TVRI mengakhiri kerja sama dengan sejumlah kontributor dan tenaga lepas, sementara RRI memutus kontrak dengan pekerja outsourcing dan lepas.
Grup Emtek merumahkan sekitar 100 orang, sementara ANTV memfokuskan diri pada tayangan hiburan dengan memutus hubungan kerja 57 staf divisi produksi.
Di sisi lain, Viva Co.id memilih menutup kantor operasionalnya di kawasan Pulogadung, Jakarta, sebagai langkah efisiensi lanjutan.
MNC Media melakukan restrukturisasi besar-besaran. Sepuluh pimpinan redaksi dirampingkan menjadi tiga. Net TV bahkan telah menjual perusahaannya dan kini berada di bawah kendali MD Entertainment, yang langsung menutup seluruh divisi pemberitaan.
Republika pun tak luput dari tekanan zaman. Media yang telah lama dikenal dengan pemberitaan islami dan kredibel itu terpaksa melepas 60 karyawan, termasuk 29 wartawan aktif.
Artikel Terkait
PHK Masal 10.669 Karyawan PT Sritex, Prabowo, Jokowi, dan SBY Justru Asik Karaoke Bareng di Retret Magelang
Nasib Tragis Karyawan Sritex, Ugal-ugalan Dukung Gibran di Pemilu 2024, Kini Justru Menangis di PHK Massal
Immanuel Ebenezer Usul Hapus Batas Usia di Lowongan Kerja, Publik Soroti Janji Wamenaker yang Gagal Selamatkan Sritex hingga Berujung PHK Masal
Berdiri Sejak 1881, Roti Legend Kota Solo Kuliner Kesukaan Para Raja, Tak Pernah PHK Karyawan
Makna Hari Buruh Internasional Mei 2025, Apa yang Akan Disampaikan oleh Para Buruh dengan Bertambahnya Jumlah PHK dan Kondisi Terkini di Tanah Air?
Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas: Kita Akan Segera Membentuk Satuan Tugas PHK