Hasilnya, 70% anak muda Korea Selatan kini bergelar sarjana, siap menghadapi tuntutan zaman. Sementara di Indonesia angka sarjana masih di bawah 10%.
"Saat itu, Korea Selatan juga miskin dan baru pulih dari perang, tapi mereka memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah dan perguruantinggi," ungkap Anies.
"Awalnya tak mudah, ada sarjana yg jadi sopir. Tapi saat industri tumbuh, mereka siap. Sopir jadi supervisor pabrik. Supervisor naik jadi manajer," tuturnya.
Menurutnya sistem yang diterapkan di Korea Selatan menunjukkan kesiapan suatu negara yang serius membangun manusianya agar siap menyambut masa depan.
"Perbedaan (Indonesia dengan Korea) ini bukan hanya soal ijazah, tapi juga soal kesiapan. Negara yang menunda, akan terus tertinggal," ucap Anies.
Anies menyoroti Indonesia yang kini berhasil menghadirkan pendidikan dasar untuk semua anak. Namun, hanya 45% yang akhirnya lanjut hingga SMA.
Hingga kini, 55% pekerja di Indonesia juga hanya lulusan SMP ke bawah dan mayoritas bekerja di sektor informal. Meski punya kemauan kuat dan gigih, tapi sulit "naik kelas".
Anies juga ikut menyoroti bonus demograsi, saat kondisi usia produktif (15-64 tahun) dalam suatu negara lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia non-produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).
Menurut Anies, tanpa pendidikan yang memadai, bonus demografi yang sedang dialami Indonesia justru berisiko menjadi beban.
"Dunia kerja berubah cepat. Gelar sekolah hari kemarin tidak cukup untuk pekerjaan hari esok," katanya.
"Kita perlu selesaikan pekerjaan besar yang dulu belum tuntas. Membangun SMP dan SMA, memastikan semua bisa lanjutkan hingga lulus," imbuhnya.
"Tapi itupun belum cukup. Kita juga harus membuka kembali pintu pendidikan bagi mereka yang sudah dewasa, yang dulu terpaksa berhenti di tengah jalan," tuturnya.
Untuk mengatasi ketimpangan ini, Anies mengusulkan pendidikan ulang bagi orang dewasa melalui skema re-entry dan retraining.
Artikel Terkait
Pengangguran Berkualitas, Profil Linkedin Anies Baswedan Auto Bikin Insecure Netizen: Recruiter Langsung Minder Lihat CV Abah...
Bukan Presiden RI, Inilah Sosok Prabowo Alias Ibob yang Bikin Salfok Karena Satu Kamar dengan Anies Baswedan
Momen Anies Baswedan Ketemu Teman Lama di Acara Reuni Ramai Jadi Sorotan, Netizen Singgung Alumni UGM yang Jurusannya Gak Jelas, Sindir Jokowi?
Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Sentil Balik Raja Juli Antoni, Anies Baswedan Sebut Masjid Bukan Sekedar Tempat Ibadah, Sampaikan Pesan untuk Jaga Demokrasi
Pernah Disinggung Anies Baswedan, Apa Itu Meritokrasi? Ini Dampak bagi Pemimpin Negara yang Berikan Promosi Jabatan Berdasarkan Koneksi Bukan Prestasi