SketsaNusantara.id - Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas diperingati setiap tanggal 2 Mei oleh masyarakat Indonesia,
Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei ini mulai diberlakukan sejak tahun 1959.
Tanggal 2 Mei dipilih sebagai Hardiknas sebagai wujud penghormatan untuk mengenang jasa-jasa Ki Hajar Dewantara yang lahir pada tanggal tersebut.
Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, biasanya kementerian, lembaga hingga instansi pemerintah baik pusat maupun daerah akan menggelar upacara bendera.
Pada upacara bendera pada Hardiknas 2 Mei, pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) akan dibacakan.
Pidato resmi Mendikdasmen akan dibacakan sebagai amanat pembina upacara pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pun sudah merilis teks pidato Hardiknas 2025 pada 30 April kemarin.
Pada tahun ini, pidato Mendikdasemen memiliki judul Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kemendikbud.
Selain teks pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, juga terlampir doa yang dibacakan untuk peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025.
Ada beberapa poin yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Mengenah Abdul Mu’ti dalam pidato Hari Pendidikan Nasional 2 Mei antara lain komitmen pemerintah dalam memberikan pendidikan tanpa adanya diskriminasi.
Artikel Terkait
Makna Hari Buruh Internasional Mei 2025, Apa yang Akan Disampaikan oleh Para Buruh dengan Bertambahnya Jumlah PHK dan Kondisi Terkini di Tanah Air?
Sejarah Demo Hari Buruh di Indonesia, Digelar Serikat Pekerja Tionghoa hingga Jadi Aksi Unjuk Rasa 1 Mei Pertama di Asia
May Day 2025 di Monas: Ribuan Buruh Tumpah Ruah, Presiden Prabowo Hadir Dengarkan Aspirasi
6 Tuntutan dalam Aksi May Day Memperingati Hari Buruh 1 Mei 2025: Hapus Outsourcing, Pembentukan Satgas PHK hingga Perlindungan Pekerja Indonesia
Hari Buruh Bukan Perayaan, tapi Peringatan: Memaknai Perjuangan Kelas Pekerja Melawan Penindasan
Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas: Kita Akan Segera Membentuk Satuan Tugas PHK