Sebelum beralih ke Danantara, pengelolaan GBK berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK). Peralihan ini diharapkan menjadi titik balik dalam memaksimalkan potensi GBK sebagai pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan ekonomi kreatif.
Dengan masuknya Danantara sebagai pengelola baru, publik menantikan realisasi visi besar yang diusung Rosan Roeslani.
Harapannya, GBK tak hanya jadi simbol sejarah dan olahraga, tapi juga pusat kehidupan kota yang dinamis dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pro Kontra Peluncuran Danantara, SBY Tanggapi Kekhawatiran Masyarakat, Sebut Niat Prabowo Baik
SBY Pasang Badan, Jawab Kecemasan Publik Soal Kegagalan Danantara: Bebas Konflik Kepentingan?
Siapa Prof Ferry Latuhihin? Kontra Danantara Padahal Jadi Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran
Lengkap! Daftar Pengurus Danantara yang Diumumkan Rosan Roeslani, Ada Jokowi, SBY hingga Eks Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra
Profil Thaksin Shinawatra, Mantan Perdana Menteri Thailand yang Jadi Dewan Penasehat Danantara, PM yang Lengser Gara-gara Kudeta Militer