SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ini kerap viral di media karena sepak terjangnya yang kerap terekam dan dibagikan kepada masyarakat.
Sebab itulah saat dalam rapat antara sejumlah gubernur dan Komisi II DPR, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyebut Dedi Mulyadi sebagai 'Gubernur konten'.
"Seluruh gubernur yang hadir hari ini, Kang Dedi Gubernur Konten, mantap Kang Dedi ini," ujar Gubernur Kalimantan Yimur Rudy Mas'ud dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Menanggapi penyebutan 'Gubernur Konten' tersebut, Dedi Mulyadi menanggapi hal itu dengan santai.
"Tadi Pak Gubernur Kaltim mengatakan 'Gubernur Konten'," jawab Dedi Mulyadi.
"Alhamdulillah dari konten yang saya miliki itu bisa menurunkan belanja rutin iklan" imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui konten yang ia buat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat menghemat anggaran belanja iklan secara signifikan.
Baca Juga: 3 Fakta tentang Aura Cinta Dibongkar Kang Dedi Mulyadi! Ternyata Bukan Pelajar SMA
"Biasanya iklan Pemprov Jabar kerja sama medianya Rp 55 Miliar, sekarang cukup RP 3 miliar tetapi tetap viral," tegasnya.
Sebagai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa yang biasanya anggaran iklan Pemprov Jabar menghabiskan dana hingga 55 Milyar.
Namun dengan konten yang ia buat, anggaran tersebut bisa ditekan hanya menghabiskan 3 Milyar, dan kontennya tetap viral.
Baca Juga: Terungkap! 5 Fakta Aura Cinta, Gadis Model Iklan Pinjol yang Debat dengan Dedi Mulyadi
Dalam hal ini, Dedi Mulyadi menekankan bahwa konten yang ia buat memiliki dampak positif, yaitu efisiensi anggaran daerah.
Artikel Terkait
Mobil Masih Kredit dan Berpelat Jakarta, Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Akhirnya Ganti Pelat
Dedi Mulyadi Tersulut Emosi saat Debat dengan Remaja Perempuan soal Larangan Perpisahan Sekolah: Miskin Gayanya Orang Kaya
Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Barak Militer untuk Siswa Bermasalah, Program Pembinaan Berlangsung 6 Bulan
Perdebatan Aura Cinta dan Dedi Mulyadi Diduga Settingan, Netizen Bongkar Latar Belakang dan Asal-usul Remaja Viral Asal Bekasi
Alasan Joko Anwar Kritisi Rencana Dedi Mulyadi Kirim Anak Bermasalah ke Barak Militer: Bukan Solusi yang Tepat