Pernyataan ini dianggap meremehkan ancaman terhadap kebebasan pers dan jurnalis.
Namun saat itu Hasan berdalih komentarnya itu merespons cuitan seorang wartawan Tempo yang juga membuat lelucon terkait kejadian tersebut.
Apa yng dilontarkannya saat itu mendapatkan teguran dari Presiden Prabowo dimana Prabowo menyebut komentar Hasan Nasbi sebagai bentuk kelalaian dan kekeliruan.
Dilain waktu pernyataan Hasan Nasbi juga menimbulkan kontroversi saat ia meminta masyarakat agar meminta maaf soal RUU TNI.
Pernyataan yang lain terkait soal Kabinet Ramping dimana Hasan Nasbi sempat mengklaim bahwa kabinet Prabowo-Gibran lebih ramping dibandingkan era Presiden Jokowi, yang kemudian menimbulkan perbandingan dan diskusi di publik.
Meskipun alasan pengunduran dirinya tak disebutkan secara gamblang namun masyarakat menduga bahwa kontroversi-kontroversi ini menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi pengunduran diri Hasan Nasbi dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Profil Hasan Nasbi, Eks Jubir Prabowo-Gibran yang Jadi Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Pernah Viral Gara-Gara Alphard
6 Fakta Hasan Nasbi: Pendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 hingga Kembali jadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan era Prabowo
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Angkat Bicara Soal Gus Miftah, Hasan Nasbi: Presiden Langsung Beri Teguran
Perkataan Hasan Nasbi Soal Teror Kepala Babi Menuai Kecaman Keras! Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Dinilai Tak Peka terhadap Keselamatan Jurnalis
Dikritik Gegara Kepala Babi, Hasan Nasbi Pernah Tuai Kontroversi Usai Bela Kaesang soal Jet Pribadi hingga Diduga Terlibat Kasus Suap Wali Kota Cimahi