"Keikutsertaan Kamandalu Ashitaba dalam BRI UMKM EXPO(RT) menjadi bukti nyata bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global, termasuk di sektor produk herbal berkualitas," ujar Hendy.
Lebih lanjut, Hendy menjelaskan bahwa BRI terus mendorong UMKM naik kelas dengan memberikan pembiayaan, pelatihan, hingga membuka akses pasar internasional. "BRI optimistis produk-produk unggulan seperti Ashitaba dapat menjadi representasi kekuatan UMKM nasional di kancah internasional," tambahnya.
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang berlangsung dari 30 Januari hingga 2 Februari 2025 mencatat hasil luar biasa. Acara ini dihadiri lebih dari 69 ribu pengunjung, menghasilkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan kontrak ekspor senilai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.
Dengan keberhasilan ini, Ashitaba bukan hanya menjadi produk herbal lokal yang naik kelas. Ia telah menjadi simbol bahwa dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia bisa mendunia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapkan Dana Rp3 Triliun, BRI Lakukan Buyback untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor dan Keberlanjutan Kinerja Jangka Panjang
Berkat Program BRI, Usaha Kue Rumahan Ini Sukses Tembus Pasar Digital dan Raup Omzet Berkali Lipat
BRI Kembali Dipercaya Sediakan Living Cost Haji 2025, Total SAR 152 M Siap Didistribusikan ke 203 Ribu Jemaah di 20 Embarkasi
BRI dan Perempuan Tapanuli Bangkitkan Ekonomi Lewat Klaster Tenun, Sukses Ekspor Produk ke Luar Negeri
BRI Luncurkan Fitur Bilingual di BRImo, Solusi Digital Banking Inklusif Bagi Nasabah Domestik dan Internasional