Kamis, 4 Juni 2026

Inilah Fakta Tugu Biawak yang Viral di Media Sosial, Anggaran Minim Namun Menghasilkan Karya Fenomenal

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 23 April 2025 | 18:30 WIB
Tugu Biawak Wonosobo yang viral di media sosial  (X @sosmedkeras)
Tugu Biawak Wonosobo yang viral di media sosial (X @sosmedkeras)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini viral satu tugu bernama Tugu Biawak yang ada di Wonosobo, tepatnya di Tawangsari, Krasak, Kec. Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Tugu berbentuk biawak ini menjadi viral karena kombinasi antara visual yang menarik dan mengejutkan, namun menggunakan anggaran yang sangat kecil dibandingkan tugu-tugu yang ada di Indonesia.

Berkat viralnya tugu berbentuk biawak ini, menimbulkan banyak komentar warganet yang membanding-bandingkan tugu-tugu di Indonesia yang dibangun dengan menggunakan anggaran luar biasa namun dengan hasil yang sangat mengecewakan.

Baca Juga: Postingan Atalia Praratya Disorot Usai Ridwan Kamil Laporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri, Bu Cinta: Jangan Pernah...

Beberapa warganet seolah 'tak terima' jika dengan anggaran Rp 50 juta bisa menghasilkan visual tugu Biawak yang bagus dan tampak sangat real dibandingkan dengan Tugu Gajah di Gresik yang menghabiskan anggaran hingga Rp 1 Miliar namun bentuk mengecewakan.

Atau Tugu Penyu yang menghabiskan anggaran hingga Rp 15 miliar namun tak lama sudah mulai rusak serta Tugu Pesut di Samarinda yang telan anggaran hingga Rp 1,1 Miliar.

Tentunya Tugu Biawak yang  kini sedang viral tersebut menimbulkan banyak tanda tanya bagi masyarakat dan inilah beberapa fakta terkait Tugu Biawak Wonosobo yang sedang viral saat ini dirangkum dari akun tiktok @Ibu Jagad.

Baca Juga: Pemegang Saham BBRI Panen Dividen Rp31,4 Triliun Hari Ini, Pemerintah Kebagian Rp27 Triliun Lebih!

Fakta-fakta menarik Tugu Biawak Wonosobo 

1. Dibuat oleh Seniman Rejo Arianto 

Tugu Biawak dibangun oleh seniman lokal bernama Rejo Arianto, ia merupakan seorang seniman asal Wonosobo lulusan dari ISI Solo jurusan Seni Rupa dengan dibantu pemuda setempat serta BUMD.

2. Dibangun melalui pendalaman yang matang 

Sebelum membuat Tugu Biawak ini, Ari (panggilan Rejo Arianto) membeli biawak lalu memeliharanya untuk mempelajari karakter, gerak-gerik dan lain-lainnya agar ia bisa membuat karya yang hidup.

Sehingga melalui pendalaman yang matang inilah ia mampu membuat bentuk patung biawak yang sangat realistis, membuat publik takjub sebab detailnya yang menyerupai biawak sungguhan menjadi daya tarik utama.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @Ibu Jagad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X