Minggu, 19 Juli 2026

Kronologi Kasus ‘Begal Palsu’ di Jember, Ini Alasan Pelaku Nekat Ngaku Jadi Korban Pembegalan

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Minggu, 20 April 2025 | 17:03 WIB
Ilustrasi kasus begal fiktif di Jember (Freepik)
Ilustrasi kasus begal fiktif di Jember (Freepik)

Motor vario berwarna merah dengan nomor polisi P 2619 HJ tersebut dijual seharga Rp17.300.000. Namun oleh pembeli, baru dibayarkan sejumlah Rp9 juta.

Baca Juga: Hari Kedua Libur Panjang, KAI Daop 9 Jember Catat Ribuan Penumpang Libur Panjang

“Dijual dengan harga sekitar 17 juta 3 ratus, kondisi STNK dan BPKB lengkap. Karena BPKB-nya maish di bank, harga motornya dibayar seharga Rp9 juta. Sisanya akan dibayarkan setelah BPKB ditebus,” jelas Beny lagi.

Lantaran bingung cara menjelaskan kepada orang tuanya, DFN bersama 2 temannya berinisiatif mengarang cerita pembegalan tersebut.
Pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga akhirnya mendapat temua bahwa motor DFN dikendarai oleh seseorang.

“Saat kami datangi, ia menjelaskan bahwa mendapat motor tersebut dari membeli. Setelah kami kembangkan dan kumpulkan bukti, kami datangi Dini dan temannya mereka tidak berkutik, lalu mengaku bahwa perbuatannya itu ialah rekayasa,” tambahnya.

DFN dan kedua temannya lalu dibawa ke Polsek Bangsalsari dan membuat video klarifikasi terkait kasus pembagalan fiktif tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X