SketsaNusantara.id – Nama Novita Tandry, yang selama ini dikenal sebagai psikolog dan kerap tampil di layar kaca nasional, kini tengah diterpa badai kontroversi di media sosial.
Bukan karena pernyataannya di program televisi, melainkan soal keabsahan gelar dan profesinya yang ramai dipertanyakan publik.
Diskusi seputar kredibilitas Novita mulai mencuat sejak unggahan dari akun Threads @mariska.johana pada 12 April 2025. Dalam postingan itu, ia memamerkan tangkapan layar penampilan Novita di sebuah acara televisi dan melayangkan pertanyaan yang cukup serius.
"Dear bu Novita, kenapa komen saya di hide? Saya hanya ingin bertanya apakah pernah menjalani pendidikan profesi psikologi sehingga menyebut diri sebagai 'psikolog'? S1, S2, S3, psikologi bukan berarti psikolog. Apakah punya sertifikat sebutan psikolog dan surat izin praktik psikologi? @himpsipusat," tulisnya.
Pernyataan tersebut menanggapi video yang menampilkan Novita tengah menjadi narasumber dalam sebuah pemberitaan mengenai kasus dugaan asusila oleh seorang dokter PPDS kepada pendamping pasien.
Tak berselang lama, muncul dugaan serius yang menyebut bahwa Novita Tandry telah memalsukan surat izin praktik sebagai psikolog.
Isu ini diperkuat dengan beredarnya surat resmi dari Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia yang menyatakan bahwa nama Novita Tandry tidak terdaftar sebagai anggota.
Dalam surat tertanggal 13 April 2025, IPK Indonesia menegaskan kepada publik untuk lebih waspada dan memverifikasi legalitas tenaga psikolog klinis dengan memastikan mereka memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) yang sah.
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum IPK Indonesia, Dr. RA. Retno Kumolohadi, M.Si., Psikolog.
Tak hanya di Threads, kegaduhan ini juga merebak hingga ke platform X (sebelumnya Twitter), di mana perbincangan tentang latar belakang pendidikan Novita Tandry menyedot perhatian besar—bahkan telah disaksikan lebih dari 1,6 juta pengguna.
"Jadi geger gini euy ada yang ngaku psikolog, sering diundang stasiun TV ngebahas kasus yg besar pake titel psikolog, followers ratusan ribu, buka klinik…Ternyata S1 Psikologinya aja tidak lulus. Lalu memalsukan info keanggotaan psikolog. Kacau banget ya," cuit akun X @disyarinda, dilansir SketsaNusantara.id pada Senin, 14 April 2025.
Artikel Terkait
Siapa Sugianto? Pekerja Migran Asal Indonesia Jadi Pahlawan di Korea Selatan Berkat Aksi Heroiknya Selamatkan Puluhan Lansia dari Kebakaran
Siapa Satryo Rizqi Ramadhan? Sosok yang Dikabarkan Menikah dengan Danilla Riyadi Pada November 2024
Siapa Mata Hari? 5 Fakta Mata-Mata Eropa yang Pernah Hijrah ke Malang Jadi Primadona tapi Punya Kisah Hidup Tragis
Siapa Pemilik Pesawat Jet Pribadi yang Ditumpangi Bahlil Lahadalia dan Keluarga Saat Temui Jokowi di Solo? Ternyata...
Siapa Yama Carlos? Mengenal Sosok Aktor Senior yang Tantang Tinju Bung Towel usai Kritik Timnas U-17
Akun Ridwan Kamil yang Diretas dengan Unggahan Ancaman Akhirnya Kembali, Siapa Dalang di Baliknya?