Dirinya juga diamanahi syaikh Mesir untuk mengajar anak-anak kecil di sana. "Tentunya tetap terkait dengan baca tulis al-Qur'an," imbuhnya.
Pria kelahiran 11 November 1999 ini mengaku tidak banyak kendala selama kuliah di sana. "Biaya di sana lebih murah dari di lndonesia sini," jelasnya.
Terlebih dia tinggal satu rumah dengan tujuh temannya sesama mahasiswa S-2. "Ada yang kakak kelas, jadi mudah untuk dimintai bimbingan," ucapnya.
Dia mengaku salah satu tetangganya yang memotivasi lanjut kuliah ke Mesir. "Namanya Pak Ainur Rofiq, guru di Tebuireng, sudah seperti orang tua sendiri," ucapnya dengan bangga.
Baca Juga: Kompi Yusuf Hasyim dan Pertempuran di Nglaban
Dorongan itu terus digenjot saat Chaqiqi kelas akhir aliyah. "Karena memang seleksinya tidak mudah masuk ke Universitas Al-Azhar," imbuhnya.
Dia sebenarnya sudah direkomendasikan masuk ke Universitas Madinah di Arab Saudi. "Yang merekomendasikan KH Luthfi Sahal, guru bahasa Arab di Aliyah Seblak yang memang alumni sana," kisahnya.
Namun rekomendasi itu tidak digunakan karena dia memilih fokus masuk ke Universitas Al-Azhar. Sesuai arahan dari Ainur Rofiq.
Ditanya cita-cita, Chaqiqi bermimpi menjadi seorang pendidik. "Meski di Mesir sudah mulai mengamalkan ilmu," tambahnya.
Ditemui di lokasi acara, Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Seblak Budi Santoso mengaku bangga dengan prestasi salah satu alumninya itu. "Bisa dicontoh adik-adik kelasnya," katanya.
Dia mempersilahkan Chaqiqi meniti karir sebagai pendidik di lndonesia. "Karena di sini lebih membutuhkan perannya di dunia pendidikan," pungkasnya.
Diketahui, Nur Chaqiqi mengenyam pendidikan di MI Nurul lman Dempok. Melanjutkan ke SMPN 1 Diwek. Saat Aliyah Seblak, dia nyantri di Pesantren Al-Ma'arij Kwaron.
Dapat dikatakan, Chaqiqi adalah salah satu potret santri dengan segudang prestasi. Meski dari keluarga berlatar ekonomi menengah, namun semangat tinggi mampu mewujudkan mimpi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di Sini
Artikel Terkait
Solidaritas Indonesia untuk Palestina: 23 Mahasiswa Dapat Beasiswa Kuliah di Universitas Pertahanan
Anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah Dipangkas, Netizen Tagih Janji Prabowo soal Pendidikan hingga Kuliah Gratis
Riwayat Pendidikan Buya Yahya Jadi Sorotan Usai Ikut Wisuda S1 di Unissula Semarang Meski Sudah Punya Gelar Profesor, Apa Alasannya Kuliah Lagi?