Kamis, 4 Juni 2026

I Love Mutiara Tembus Kapal Pesiar, UMKM Lombok Ini Sukses Ekspor Berkat BRI dan Raup Omzet Ratusan Juta hingga Jutaan Dolar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 9 April 2025 | 09:57 WIB
UMKM Lombok tembus pasar internasional. (Dok. BRI)
UMKM Lombok tembus pasar internasional. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Menembus pasar internasional bukan hal mustahil bagi UMKM lokal. Mahayusi, perajin aksesori asal Lombok, membuktikan hal itu lewat brand "I Love Mutiara".

Berawal dari kegagalan bisnis home decor, Mahayusi bangkit dengan fokus baru: aksesori berbahan dasar mutiara. Pilihannya terbukti tepat.

Kini, produk Mahayusi tak hanya dikenal wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. Bahkan, perhiasannya laris manis di kapal pesiar yang bersandar di Lombok.

Baca Juga: Perjuangan Suryani dari Warung Pinggir Jalan ke Toko, Sukses Beromzet Rp500 Ribu per Hari Berkat Pendanaan KUR BRI dan PNM Mekaar

Brand "I Love Mutiara" telah berdiri sejak 2011. Namun, Mahayusi menyebut titik balik penting dalam usahanya justru terjadi saat bergabung sebagai mitra binaan BRI pada akhir 2024. Menurutnya, program kemitraan BRI memberi dampak signifikan, dari segi promosi hingga perluasan pasar.

"Alhamdulillah, perkembangannya lumayan. Di kapal pesiar kadang bisa dapat 300 sampai 500 dollar AS," ujarnya.

Dengan harga produk mulai dari Rp100 ribu hingga Rp75 juta, Mahayusi menawarkan pilihan aksesori yang terjangkau hingga eksklusif. Setiap mutiara yang digunakan memiliki keunikan dan kualitas tersendiri, membuat produk I Love Mutiara memiliki daya saing tinggi, bahkan di pasar global.

Baca Juga: Lewat BRI UMKM EXPO(RT), Aksesori Gelap Ruang Jiwa Tembus Pasar Global dengan Material Unik dan Omzet Ratusan Juta

Untuk lebih dekat dengan konsumen, Mahayusi membuka gerai di Pasar Seni Senggigi, Lombok. Tak hanya itu, ia juga secara aktif memasarkan langsung ke wisatawan kapal pesiar. Strategi ini bukan sekadar menjual produk, tapi juga membangun pengalaman personal bagi pembeli.

Langkah strategis lainnya adalah mengikuti ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Acara ini menjadi etalase besar bagi produk-produk unggulan UMKM binaan BRI. Mahayusi mengaku bersyukur bisa langsung lolos kurasi meski belum mengajukan pinjaman.

“Biasanya, harus punya pinjaman dulu untuk bisa ikut program. Tapi di BRI, saya bisa langsung ikut meski belum mengajukan pinjaman. Ini kesempatan luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga: Dukung Kelancaran Arus Balik Lebaran, BRI Siapkan Beragam Fasilitas di Posko Mudik BUMN di Sejumlah Titik

BRI UMKM EXPO(RT) 2025 sendiri sukses besar. Gelaran yang berlangsung di ICE BSD City dari 30 Januari hingga 2 Februari 2025 itu mencatatkan lebih dari 69 ribu pengunjung. Nilai transaksi mencapai lebih dari Rp40 miliar, dengan kontrak ekspor senilai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Bagi Mahayusi, acara ini bukan hanya ajang pameran. Lebih dari itu, ini adalah pintu masuk menuju jejaring bisnis baru, mitra baru, dan pasar internasional yang lebih luas.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X