Minggu, 19 Juli 2026

Fedi Nuril Kritik Prabowo soal Demo Bayaran, Skakmat Buzzer Lewat Video Bagi-Bagi Bansos Cari Dukungan RUU TNI, Netizen Beberkan Fakta Mengejutkan!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 9 April 2025 | 07:35 WIB
Potret Fedi Nuril kritik Prabowo yang menuding aksi demo tolak RUU TNI diduga dibayar pihak asing (kolase Instagram/fedinuril/prabowo)
Potret Fedi Nuril kritik Prabowo yang menuding aksi demo tolak RUU TNI diduga dibayar pihak asing (kolase Instagram/fedinuril/prabowo)

"Saya hormati demo ini asalkan damai, tapi kalo ada tindakan abusive tentu akan ditindak. Yang cuma bisa bilang Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu, Jokowi salah, Prabowo goblok ini gak mengatasi masalah, ayo kerja bareng bagaimana supaya negara ini bisa survive," tuturnya.

Pernyataan Prabowo soal demo bayaran ramai disorot netizen hingga jadi trending topic di media sosial X.

Tak sedikit yang merasa kecewa, bahkan ada warganet yang mengaku sakit hati karena menganggap Presiden tidak peka terhadap keresahan rakyat yang sedang kesulitan saat ini.

Tak berhenti di situ, warganet juga melontarkan kritik terhadap pernyataan Presiden. Ada  pula warganet yang membela dengan menganggap dugaan Prabowo soal "demonstran bayaran" memang benar ada di lapangan.

"Kalo sudah ada presiden yang sampe bicara seperti itu berarti memang ada indikasi ke arah sana. Presiden kan punya perangkat negara untuk cari tahu mengenai itu, gak asal bernarasi dan opini saja," komentar akun @zlebor_02.

Baca Juga: Netizen Menilai Presiden Prabowo Subianto 'Civil Phobia' Usai Singgung Demo Indonesia Gelap hingga Tolak RUU TNI yang Diduga Bayaran, Apa Artinya?

Menanggapi komentar itu, Fedi Nuril pun blak-blakan menyuarakan fakta yang menurutnya tak bisa dibantah. Gitaris band Garasi itu mengunggah video momen bagi-bagi bansos, yang diduga dilakukan oleh pendukung Prabowo demi meraup dukungan masyarakat terhadap kebijakan RUU TNI.

Dalam video tersebut, tampak warga berjejer menerima bansos dengan syarat mau membubuhkan tanda tangan. Video ini seolah menjadi bukti bahwa pemerintah mencari dukungan masyarakat lewat 'bayaran' dengan memberikan iming-iming berupa bantuan sosial (bansos) sembako.

"Nih, fakta demo dibayar bansos," kata Fedi Nuril dalam video yang bertuliskan narasi "Tanda tangan masyarakat Jakarta Barat mendukung UU TNI".

Video lain juga diunggah warganet yang menyoroti aksi sekelompok orang yang mendukung RUU TNI di tengah demo mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR RI pada pertengahan bulan Ramadhan 2025.

Saat mahasiswa mewawancarai sejumlah orang yang mengaku sebagai perwakilan "suara rakyat", mereka mengaku tak tahu menahu soal alasannya mendukung RUU TNI.

Bahkan warganet ada yang mengulik dan membeberkan bukti bahwa sekelompok orang tersebut dibayar Rp 50 ribu per orang.

Dalam tangkapan layar chat terpampang ajakan untuk mengumpulkan masa agar mau ikut aksi damai DPR pada tanggal 20 Maret 2025 dengan iming-iming bayaran 50 ribu.

"Ini lagi ada bukti demo di bayar. Gue iseng cari tau ternyata mereka dibayar 50 ribu per kepala, kesian banget, ditanya celingak-celinguk gak ngerti apa-apa," komentar akun @absurd_wf.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @realfedinuril

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X