"Saya hormati demo ini asalkan damai, tapi kalo ada tindakan abusive tentu akan ditindak. Yang cuma bisa bilang Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu, Jokowi salah, Prabowo goblok ini gak mengatasi masalah, ayo kerja bareng bagaimana supaya negara ini bisa survive," tuturnya.
Pernyataan Prabowo soal demo bayaran ramai disorot netizen hingga jadi trending topic di media sosial X.
Tak sedikit yang merasa kecewa, bahkan ada warganet yang mengaku sakit hati karena menganggap Presiden tidak peka terhadap keresahan rakyat yang sedang kesulitan saat ini.
Tak berhenti di situ, warganet juga melontarkan kritik terhadap pernyataan Presiden. Ada pula warganet yang membela dengan menganggap dugaan Prabowo soal "demonstran bayaran" memang benar ada di lapangan.
"Kalo sudah ada presiden yang sampe bicara seperti itu berarti memang ada indikasi ke arah sana. Presiden kan punya perangkat negara untuk cari tahu mengenai itu, gak asal bernarasi dan opini saja," komentar akun @zlebor_02.
Menanggapi komentar itu, Fedi Nuril pun blak-blakan menyuarakan fakta yang menurutnya tak bisa dibantah. Gitaris band Garasi itu mengunggah video momen bagi-bagi bansos, yang diduga dilakukan oleh pendukung Prabowo demi meraup dukungan masyarakat terhadap kebijakan RUU TNI.
Dalam video tersebut, tampak warga berjejer menerima bansos dengan syarat mau membubuhkan tanda tangan. Video ini seolah menjadi bukti bahwa pemerintah mencari dukungan masyarakat lewat 'bayaran' dengan memberikan iming-iming berupa bantuan sosial (bansos) sembako.
"Nih, fakta demo dibayar bansos," kata Fedi Nuril dalam video yang bertuliskan narasi "Tanda tangan masyarakat Jakarta Barat mendukung UU TNI".
Video lain juga diunggah warganet yang menyoroti aksi sekelompok orang yang mendukung RUU TNI di tengah demo mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR RI pada pertengahan bulan Ramadhan 2025.
Saat mahasiswa mewawancarai sejumlah orang yang mengaku sebagai perwakilan "suara rakyat", mereka mengaku tak tahu menahu soal alasannya mendukung RUU TNI.
Bahkan warganet ada yang mengulik dan membeberkan bukti bahwa sekelompok orang tersebut dibayar Rp 50 ribu per orang.
Dalam tangkapan layar chat terpampang ajakan untuk mengumpulkan masa agar mau ikut aksi damai DPR pada tanggal 20 Maret 2025 dengan iming-iming bayaran 50 ribu.
"Ini lagi ada bukti demo di bayar. Gue iseng cari tau ternyata mereka dibayar 50 ribu per kepala, kesian banget, ditanya celingak-celinguk gak ngerti apa-apa," komentar akun @absurd_wf.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Menohok! Fedi Nuril Skakmat Raja Juli Antoni Usai Unggah Cuitan Sindir PDIP, Jejak Digital Pak Menhut Habis Dikuliti: Munafik
Kicauan Pedas Fedi Nuril Soroti Jabatan Ganda Para Penguasa, Suguhkan Bukti Langgar UUD, Nama Erick Thohir Terseret Kacau
Raja Juli Antoni Bangga Kaesang Pangarep Masuk 5 Orang Populer, Fedi Nuril Pertanyakan Kompetensinya Sebagai Ketum PSI: Dua Kadernya Dua Kali Mangkir!
Soroti Perkataan Prabowo Soal Ancaman Asing yang Ingin Pecah Belah Indonesia, Fedi Nuril Malah Bangga Pernah Dituding Dibayar Asing: Ini Pencapaian..
Viral! Prabowo Sebut Orang Pintar Cuma Modal Gelar tapi Nggak Jadi Apa-Apa, Sindiran Terselubung untuk Anies Baswedan?
Dibayar atau Gerakan Murni? Prabowo Subianto Sebut Demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ Sarat Kepentingan dan Penuh Kebohongan