SketsaNusantara.id- Salah satu fenomena sosial yang ada di kalangan remaja di Provinsi Yogyakarta adalah terbentuknya geng-geng sekolah.
Geng yang ada di wilayah Yogyakarta ini mulai ada dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
Bahkan, nama geng yang ada di Yogyakarta tersebut dinilai cukup unik dan menarik, dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @andangristian.
Pada umumnya, nama-nama geng sekolah disana menggunakan sebuah akronim atau kependekan gabungan huruf atau suku kata.
Bisa juga adalah suatu bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai sebuah kata yang wajar.
Nama-nama geng sekolah di Jogja ini juga merupakan bentuk resistansi bahasanya yang terlihat dalam pemakaian bahasa Indonesia, daerah, dan Inggris.
Selain itu, Polda DIY juga pernah mengungkapkan bahwa sebagian besar SMP dan SMA di Jogja punya geng.
Geng dari kalangan SMP adalah dominasi terbesar dengan beberapa nama teerkenal, diantaranya Mizoh, Moechild, Cozmoe, Spetaza, sampai Tisjay.
Nah, berikut ini daftar berbagai nama geng anak SMP di Yogyakarta, mulai dari sekolah berbasis negeri sampai di luar kota Jogja.
1. Geng SMP Negeri Jogja
SMP 1 - ZHINICY (ZNC)
SMP 2 - EZPhero
SMP 3 - EsKumaT
SMP 4 - ZDC
SMP 5 - DEKRIZO (DKZ)
SMP 6 - SPENYK
SMP 7 - ZKIEDZAN (ZKD)
SMP 8 - SCOOTER (SCTR)
SMP 9 - BTV
SMP 10 - DKD
SMP 11 - SENJATA (SJT)
SMP 12 - ZHARETA (ZRT)
SMP 14 - ZLORZA (ZLZ)
SMP 15 -MOELAZT (MLZ)
SMP 16 - BLITZ
MTS N 1 - TSYAJITA (TSJ)
MTS N 2 - MAZDA (MZD)
SMP Taman Dewasa - ZOEKUTU (ZKT)
Artikel Terkait
Dibayar atau Gerakan Murni? Prabowo Subianto Sebut Demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ Sarat Kepentingan dan Penuh Kebohongan
Bersahabat Sejak 2020! Elly Sugigi Ungkap Hubungan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Terungkap Fakta Baru...
Atalia Praratya Angkat Bicara Usai Lisa Mariana Makin Meradang, Sosok Ini Bongkar Pengakuan Istri Ridwan Kamil
Lucky Hakim Terancam Diberhentikan Sementara Sebagai Bupati Indramayu, Kemendagri Sebut Ia Belum Paham Aturan
Open House di Pendopo, Bupati Jember Gus Fawait: Mari Saling Memaafkan