"Jika tahun lalu asumsi perputaran uang selama Idul Fitri 2024 mencapai Rp157,3 triliun, maka asumsi perputaran uang pada libur Idul Fitri 2025 diprediksi mencapai Rp137,975 triliun, turun 12,3 persen," ujarnya.
Lebih jauh, Sarman Simanjorang menyebutkan bahwa data tersebut menunjukkan adanya penurunan perputaran uang sekitar Rp20 triliun dibandingkan momen Lebaran tahun 2024 lalu.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani pada pertengahan Maret lalu membantah adanya pelemahan daya beli masyarakat pada tahun 2025.
Menurut Sri Mulyani, saat itu ia menyebutkan bahwa penurunan atau deflasi terjadi karena kebijakan (policy), bukan karena tidak adanya permintaan atau melemahnya daya beli masyarakat.
Hal ini juga pernah dibantah oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menepis adanya penurunan jumlah uang yang beredar di masyarakat.
Meski telah dibantah oleh sejumlah pejabat pemerintah, sejumlah data makro menunjukkan adanya penurunan signifikan yang menjadi indikasi bahwa Lebaran tahun ini diwarnai oleh kelesuan ekonomi. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Lagi Perjalanan Mudik atau Arus Balik Lebaran 2025 di Area Situbondo? Perut Keroncongan Wajib Cobain Ini, 4 Kuliner yang Bikin Nagih
Mobil Tua Dipakai Mudik? Gak Usah Khawatir, Ini 5 Tips Perjalanan Agar Aman dan Nyaman Menggunakan Kendaraan Tahun Lama
Wajib Mampir Kalau Mudik ke Jember, Kuliner Soto Legendaris Masuk Gang yang Jadi Incaran Para Pemudik Saat Lebaran 2025
5 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Malang Jawa Timur, Borong Semua untuk Teman Balik Mudik Lebaran 2025!
Hunting Oleh-Oleh Sebelum Balik Mudik Lebaran 2025! 5 Jajanan Khas Kabupaten Cikarang yang Wajib Diborong Pulang