Cuitan Sheila Dara ini lantas menuai beragam tanggapan dari netizen yang merasakan hal serupa.
"you’re not a party pooper kak emang merekanya yg terlalu glorifikasi keanehan ini mana kayaknya itu style kaga ada consentnya untuk digunakan ai seopen itu deh. mana tuh stem bro’s ga peduli soal soshum even seni, dan yg mereka pikirin biner [1 , 0] doang sama kapitalisme," komentar netizen.
"ik i can trust u kak!!! even miyazaki himself said that AI is an insult to life itself," tulis netizen.
"Gak ada konsen sama sekali ofc. Kalau pakai prompt dengan keyword straightforward spt "ghibli" atau "hayao miyazaki" kena copyright strike. Mrk berhasil nyipet artstyle-nya dengan cara ngakalin sistem. Emang kelakuan ai bros gak kelas susah banget dikasih paham," timpal netizen yang lain.
Pendiri Studio Ghibli yang Sangat Anti AI
Hayao Miyazaki selaku pendiri Studio Ghibli sempat mengkritik kehadiran AI yang digunakan sebagai karya seni.
Dalam sebuah tayangan video pada 16 November 2016 silam, Hayao Miyazaki menyampaikan hasil karya dengan minimnya sentuhan tangan manusia justru memiliki nilai minus.
Bahkan pendiri Studio Ghibli ini merasa jijik dengan adanya hasil karya yang dibuat dengan AI.
“Siapapun yang membuat ini tidak paham tentang rasa sakit. Saya pribadi merasa jijik. Kalau Anda ingin membuat karya yang menyeramkan, silakan. Tapi saya berharap saya tidak pernah memakai teknologi ini dalam pekerjaan saya. Saya menilai ini seperti penghinaan untuk kehidupan manusia itu sendiri," ungkapnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini