"Bukannya klarifikasi malah konfirmasi," komentar salah satu warganet. "Maunya bersihin nama baik Palembang, eh malah bersihin nama baik Willie Salim," komentar netizen lainnya.
"Kalian sekarang paham kan kenapa ada pagar? kalo memang warga Palembang ga rusuh harusnya dijaga pagar manusia cukup lah," imbuh netizen lainnya.
Postingan bagi-bagi rendang yang berakhir ricuh juga mendapat atensi Bobon Santoso yang mengaku ingin ikut turun tangan.
"Kayanya gue harus turun tangan deh," komentar Bobon melalui akun Instagramnya @bobonsantoso.
Di sisi lain, Pemkot Palembang, dengan percaya diri mengatakan bahwa acara pembagian rendang ini berlangsung tertib, tidak seperti anggapan publik sebelumnya.
"Kami sudah bagi-bagikan daging rendang 300 kg dan semuanya berjalan lancar dan tertib ya, jadi tidak benar kalau orang Palembang itu rakus seperti anggapan orang-orang," kata Sulaiman Amin selaku Dinas Pariwisata Palembang dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @gh0stprotocol dari postingan yang diunggah hari Jumat, 28 Maret 2025.
"Jadi melalui acara ini kami ingin buktikan bahwa Palembang itu aman, damai dan tidak ada keributan tidak seperti acara yang kemarin itu, kalo acara diawasi dan atas izin pemerintah maka semuanya bisa berjalan lancar," tuturnya.
Namun, pernyataan itu dianggap tidak sesuai realita karena nyatanya kegiatan tersebut diwarnai kericuhan. Bahkan ada warga Palembang dan anak-anak yang ikut terluka saat antri pembagian daging rendang.
"Saya udah antri lama, malah anak-anak saya ini kena tendang luka-luka kaki kita ini," komentar salah satu warga di lokasi.
"Saya datang ini katanya mau ada pembagian daging rendang tapi malah gak dapat jatah padahal udah datang dari jauh, jangan janji-janji lah, pak. Kita sudah antri panjang malah sudah habis gak kebagian," komentar warga lainnya.
Willie Salim sebelumnya telah memberikan pernyataan resmi bahwa apa yang ada dalam konten videonya kala itu tidak direkayasa atau dianggap gimmick untuk meraup banyak viewers di TikTok.
Ironisnya, kegiatan pembagian rendang yang berakhir ricuh baru-baru ini seolah menguatkan penjelasan Willie dan menguatkan dugaan warganet bahwa masyarakat Palembang sulit tertib dalam situasi seperti ini.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Gegera Konten Masak 200 Kg Daging di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polisi!
Selain Konten Rendang Hilang, Intip 3 Kontroversi Willie Salim yang Kerap Gemparkan Media Sosial
Bobon Santoso Soroti 5 Hal Janggal Ini dalam Konten Willie Salim Masak Rendang 200 kg di Palembang, Beneran Settingan?
5 Tuntutan Sultan Palembang untuk Willie Salim, Haramkan Sang Youtuber Injakkan Kaki di Bumi Sriwijaya Seumur Hidup
Terang-terangan Tidak Suka, Bobon Santoso Ungkap Tabiat Buruk Willie Salim saat Bikin Konten Bareng: Kayak Nyuruh...
Murka! Sultan Palembang Kutuk dan Maklumatkan Hal Ini Kepada Willie Salim, Konten Tragedi Rendang Hilang di Palembang Berujung Petaka