"Kami tetap dalam posisi kami misal tentang RUU TNI kemarin, Gus Dur cukup tegas dalam hal ini, kita menentang kembalinya dwifungsi TNI karena kita mau TNI berada dalam posisi profesional sebagai penjaga pertahanan negara," imbuhnya.
Berdasarkan pemahaman posisi masing-masing itulah maka anak-anak mantan presiden bisa berkumpul dengan akrab pada ulang tahun Didit.
"Kita ingin menunjukkan diatas politik ada kemanusiaan, kita tetap bisa bersahabat meski posisi kita berbeda-beda," tegasnya lagi.
Sebagai putri Gus Dur, Yenny Wahid menekankan bahwa meskipun orang tua mereka memiliki pandangan politik serta kebijakan politik yang berbeda-beda namun karena di atas politik masih ada kemanusiaan sehingga untuk itu mereka masih bisa saling akrab apapun kondisinya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Ramai Penolakan RUU TNI, Wahyu Al Fajri: Opini Publik Terlalu Dibesar-besarkan
Draf RUU TNI Tak Kunjung Diunggah, Fedi Nuril Sentil Ketua DPR Puan Maharani: Pernyataan yang Tidak Profesional!
RUU TNI Digugat ke Mahkamah Konstitusi Oleh 7 Mahasiswa UI, Prabowo Subianto Tak Jadi Menandatangani?
Dianggap Melanggar Konstitusi, 2.569 Prajurit TNI Didesak Mundur dari Jabatannya Oleh Lembaga Ini
Sebut Pemerintah Sudah Kelewat Batas, Kuasa Hukum Mahasiswa Sebutkan Alasan Ajukan Gugatan atas UU TNI ke MK
Demo di Jember Hari Ini, Seruan Aksi Tolak UU TNI Viral di Media Sosial, Berikut 8 Tuntutan Demonstran kepada Pemerintah dan DPRD Jember
Massa Aksi Kepung Gedung DPRD Jember! Kritisi Soal UU TNI yang Dinilai Mengancam Sipil, Desak Wakil Rakyat Batalkan Kebijakan Cacat Hukum