Usut punya usut, kasus dugaan intimidasi itu nyatanya bukan yang pertama kali terjadi.
Salah satu jurnalis dari media lain bernama Restu Syauqi juga menyebut pernah mendapatkan perlakuan kurang baik, ketika meliput banjir bandang di Kecamatan Cipatat.
Ia merasakan tidak nyaman dengan terus diawasi dan seperti ditekan saat mengajukan pertanyaan kepada Bupati.
Saat itu Restu menanyakan bagaimana tentang penanganan bencana, namun ajudan bupati disana terlalu berlebihan memperhatikan gerak-geriknya, hingga memunculkan kesan intimidatif.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Besar Mana UMK Kabupaten Mojokerto VS Kabupaten Pasuruan Tahun 2025? Sama Masuk 5 Besar se-Jawa Timur, Pemenangnya...
Gandeng Pesantren Tambakberas, SMAN 1 Jombang Gelar Pondok Ramadhan
Berkah Ramadhan, Omset Pengusaha Kosmetik Binaan BRI di Malang Meningkat Pesat hingga 40 Persen
Selisih Umur Bahlil Lahadalia dengan Tyo Nugros Berapa? Terungkap Usia Menteri ESDM dan Eks Drummer Dewa 19: Lebih Tua...
Segera! Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Seluruh Masyarakat Indonesia Memiliki Rekening Bank, Untuk Apa?
Ramai Penolakan RUU TNI, Wahyu Al Fajri: Opini Publik Terlalu Dibesar-besarkan