Pertama kali mendapatkan KUR dari BRI itu di tahun 2022, sekitar Rp500 juta untuk masa tenor 1 tahun,” jelasnya.
Usai menyelesaikan pembayaran KUR pertama tersebut, Novi kembali mengajukan untuk yang kedua kalinya dengan nominal yang sama.
Baca Juga: BRI Perkuat Prinsip ESG: Inisiatif Ramah Lingkungan dan Keuangan Berkelanjutan
Barulah pada pengajuan pendanaan ketiga, Novi mengajukan KUR senilai Rp3 miliar yang ia gunakan untuk membeli toko.
Dalam mengembangkan bisnisnya, Novi mengalami banyak kisah suka duka termasuk tantangan dalam menjual produknya.
“Tantangannya, produk yang viral itu cepet banget tenggelamnya. Misalnya produk moisturizer A ini lagi viral, 4 bulan pertama penjualannya mungkin tinggi,” terangnya.
Meski penuh tantangan, Novi mengaku dirinya menjalani bisnis kosmetiknya dengan tetap melihat sisi positifnya.
Berkah Penjualan di Bulan Ramadhan
Memasuki bulan Ramadhan, penjualan kosmetik milik Novi meningkat pesat.
Menurut pengamatannya selama ini, peningkatan penjualan selama Ramadhan bisa mencapai 40 persen.
“Mungkin setelah orang-orang menerima THR, langsung belanja stok kosmetik buat lebaran,” ceritanya.
Ia menambahkan, biasanya puncak penjualan kosmetik pada bulan Ramadhan terjadi pada H-6 lebaran.
Novi pun berharap usaha kosmetiknya bisa terus berkembang dengan support dari BRI.
“Harapannya semoga BRI terus memberikan dukungan kepada kita selaku UMKM lokal lewat pendanaan dengan bunga rendah,” imbuhnya.
Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengungkapkan komitmen BRI dalam mendukung dan memperkuat ekosistem pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Artikel Terkait
Minta Maaf, Tasyi Athasyia Pamit dari Medsos Imbas Polemik Review Bika Ambon hingga Dituding Lakukan Black Campaign terhadap Produk UMKM
UMKM Naik Kelas! Gula Aren Temon Pacitan Menembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI
BRI Dorong UMKM Papua Global Spices Tembus Pasar Internasional, Ini Rahasianya!
Unik! Jalan Double Way Perumahan di Jember Jadi Stan UMKM Pasar Ramadhan