"Kenapa pendakian Semeru harus ada pendampingnya (guide), aku tahu takut nyasar kali ya ke ladang (ganja) tersebut," ujar TikTok @nowaymemz dilansir SketsaNusantara.id.
"Terus penerbangan drone juga dilarang di Gunung Semeru dan parahnya lagi Gunung Semeru suka sering tutup atau jangan-jangan ketika Gunung Semeru tutup ini mereka ini mau siap panen," imbuhnya lagi.
"Drone ga boleh terbang: takut ketahuan ladangnya, pendaki harus pake porter: takut pendaki salah jalan nemuin ladang, kalau pendakian ditutup: lagi panen, Oalah begitu cara mainnya," tulis @yel***.
Dari sejumlah fakta keberadaan ganja di wilayah TNBTS oleh akun tiktok ini seolah menekankan beberapa fakta yang menunjukkan dugaan keterlibatan pihak-pihak orang dalam TNBTS sendiri sehingga mampu membuat beberapa kebijakan di atas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Siapa Mantan Istri Mayor Teddy? Cerai Sebelum Genap Satu Tahun Berumah Tangga, Kini Telah Menikah Lagi dengan Perwira TNI!
Berapa UMK Kabupaten Blora 2025? Cek Update Nominal Secara Resmi dan Peringkatnya di Provinsi Jawa Tengah
Tolak Anggaran Rp600 Juta Lebih untuk Beli Mobil Dinas Baru, Bupati Jember Gus Fawait Lebih Pilih Berikan ke Disabilitas dan Bangun RTLH
Jelang Lebaran Idul Fitri, Polres Jember Siapkan 6 Pos Selama Operasi Ketupat Semeru 2025
Lewat Jember! Kereta Panoramic Kembali Beroperasi, Hadirkan Sensasi Perjalanan yang Berbeda