Wakil Bupati Jember, Djoko Siswono, menanggapi bahwa pemerintah masih membuka ruang diskusi untuk mempertimbangkan kehendak publik.
“Jika mayoritas masyarakat menolak, tentu ini akan dievaluasi kembali. Kebijakan harus berpihak kepada kebutuhan nyata di lapangan,” katanya usai sidak di Bapenda Jember.
Para aktivis berharap pemkab tidak terburu-buru mengambil keputusan dan lebih mengutamakan perlindungan bagi perempuan dan anak di Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Waspada Penipuan Berkedok Arisan, Jelang Lebaran Puluhan Warga Jember Tertipu hingga 3 Miliar Rupiah
Truk Muatan Galon Oleng, Tabrak Truk Tangki BBM dan Picu Kecelakaan Beruntun di Jalur Jember-Banyuwangi
Penyebab Kecelakaan Beruntun Jalur Jember-Banyuwangi Masih Diusut, 1 Sopir Terluka Parah
Terima Banyak Masukkan Soal Perda SOTK dari Fraksi-Fraksi, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Perda Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif
Bupati Jember Kunjungi Safari Ramadhan, Gus Fawait: Kami Terima Banyak Masukan dan Ingatkan Masyarakat Tak Punic Buying
MKKS SMK Swasta Jember Bantah Pungutan Liar, Tegaskan Iuran Bersifat Sukarela