Kamis, 4 Juni 2026

Heboh Rapat Revisi UU TNI di Hotel Berbintang, Deddy Corbuzier Sebut Aksi KontraS Geruduk Rapat Termasuk Kekerasan Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Minggu, 16 Maret 2025 | 15:29 WIB
Deddy Corbuzier buka suara atas aksi KontraS geruduk rapat revisi UU TNI (Instagram/mastercorbuzier)
Deddy Corbuzier buka suara atas aksi KontraS geruduk rapat revisi UU TNI (Instagram/mastercorbuzier)

SketsaNusantara.id - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) Deddy Corbuzier buka suara atas aksi Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menggeruduk rapat revisi UU TNI yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta.

Seperti diketahui bahwa pada Sabtu, 15 Maret 2025 kemarin, anggota dewan Komisi I DPR RI menggelar rapat Panitia Kerja (Panja) revisi UU TNI di Hotel Fairmont.

Sebagai Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier berpendapat bahwa aksi KontraS menginterupsi rapat tersebut termasuk dalam sebuah gangguan.

Baca Juga: Tangis Nunung di Podcast Deddy Corbuzier, Blak-blakan soal Kondisi Keuangan hingga Saldo Rekening: Cuma Ada...

"Bagi kami, gangguan yang terjadi sudah mengarah pada sebuah tindak kekerasan anarkis," katanya, dikutip dari akun Instagram @dc.kemhan.

Dikatakan Deddy Corbuzier bahwa Kementerian Pertahanan selalu menghargai, menghormati, dan mempertimbangkan segala bentuk kritik dan masukan.

Namun menurutnya, aksi KontraS kemarin bukanlah sebuah bentuk kritik.

Baca Juga: Ngeri Banget! Jejak Digital Deddy Corbuzier Unggah Status 'Hajar Dia 6 Kali' Bertelanjang Dada Viral di X, Asli atau Editan?

"Yang terjadi kemarin bukanlah sebuah bentuk kritik atau masukan yang membangun, tetapi merupakan tindakan ilegal dan melanggar hukum yang mengancam sebuah proses demokrasi," jelasnya.

Suami Sabrina Chairunnisa ini menegaskan bahwa rapat tersebut tidak tengah membahas soal dwifungsi TNI.

Dirinya juga menyinggung ucapan Menteri Pertahanan soal lenyapnya Dwifungsi TNI.

Baca Juga: 2 Anak Deddy Corbuzier, Azka dan Nada Tarina Dihujat Netizen Usai Unggah Video Pertamina: Keluarga Kok Buzzer

"Bahkan Bapak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin itu sudah berkali-kali menegaskan bahwa Dwifungsi TNI sudah dikubur sejak dulu, arwahnya sudah tidak ada, bahkan jasadnya pun sudah tidak ada," imbuhnya.

Lebih lanjut, Deddy Corbuzier kembali menyinggung soal aksi KontraS yang menurutnya termasuk tindak ilegal hingga melanggar hukum.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @dc.kemhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X