Minggu, 19 Juli 2026

Jatim Targetkan Produksi Padi 12,7 Juta Ton, Gubernur Khofifah Tekankan Optimalisasi Irigasi dan Alsintan

Photo Author
Fardana Difka Dwi Cahya, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 10:18 WIB
Momen pemberian penghargaan dalam Rakor Ketahanan Pangan di Jawa Timur. (Dok. Pemkab Jombang)
Momen pemberian penghargaan dalam Rakor Ketahanan Pangan di Jawa Timur. (Dok. Pemkab Jombang)

Selain padi, Gubernur Khofifah juga mengungkapkan bahwa Jawa Timur menjadi produsen tertinggi di Indonesia untuk komoditas jagung, kedelai, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Khofifah memastikan bahwa ketersediaan komoditas tersebut dalam kondisi aman dan surplus.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, memaparkan bahwa total produksi beras dari Januari hingga April 2025 mencapai 13,95 juta ton, sedangkan total konsumsi beras di periode yang sama sebesar 10,36 juta ton. Hal ini menunjukkan surplus sebesar 3,59 juta ton, yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Zulkifli Hasan juga menekankan pentingnya menjalankan clean and clear government untuk mendukung target swasembada pangan.

Ia meminta para Bupati berperan aktif menjadi "mandor" yang memantau langsung kondisi di lapangan dan terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa selama masa panen raya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi infrastruktur irigasi.

Beberapa area yang menjadi perhatian utama meliputi Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek dan Bendungan Karangnongko di Kabupaten Bojonegoro.

"Orkestrasi infrastruktur dan pembangunan kewilayahan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan di daerah. Maka sebagai sarana pendukung mewujudkan ketahanan pangan, kita siap untuk mengoptimalkan saluran irigasi," tegas AHY.***


Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X