Kamis, 4 Juni 2026

Satryo Brodjonegoro Ungkap Kronologi Sebelum Dicopot dari Jabatan Mendiktisaintek, Sebut Alasannya Direshuffle Gegara Presiden Prabowo Alergi Demo

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 10 Maret 2025 | 06:00 WIB
Potret Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkap Presiden Prabowo alergi terhadap demo yang berujung pada pencopotannya dari jabatan Mendiktisaintek (Instagram/kemdiktisaintek.ri)
Potret Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkap Presiden Prabowo alergi terhadap demo yang berujung pada pencopotannya dari jabatan Mendiktisaintek (Instagram/kemdiktisaintek.ri)

SketsaNusantara.id - Satryo Soemantri Brodjonegoro membeberkan fakta mengejutkan di balik pencopotannya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara terbaru, Satryo blak-blakan menceritakan kronologi sebelum lengser dan alasannya dicopot dari jabatan Mendiktisaintek.

Ia menyebut alasannya di reshuffle ternyata karena Presiden Prabowo ternyata alergi terhadap demo atau aksi unjuk rasa yang membuat gaduh hingga akhirnya ia dicopot dari jabatannya sebagai menteri.

Baca Juga: Profil Pendidikan Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Ramai Didemo Ratusan ASN Dikti, Jadi Akademisi di...

"Presiden alergi dengan demo kata Mayor Teddy. Jadi kalau ada demo (aksi unjuk rasa) itu beliau anggap kegaduhan, membuat gaduh suasana," ungkap Satryo dikutip SketsaNusantara.id dari video wawancara yang diunggah akun X @NenkMonica pada hari Minggu, 9 Maret 2025.

Pernyataan Satryo ini seketika mencuri perhatian publik hingga jadi viral yang ditonton lebih dari 2,4 juta kali di media sosial X (dulu Twitter).

Dalam video berdurasi 1,5 menit, Satryo membeberkan kronologi sebelum direshuffle yang sempat didatangi Sekretaris Kabinet (seskab) Mayor Teddy.

Baca Juga: Aksi Mayor Teddy Tegur Paspampres yang Payungi Presiden Prabowo Subianto Viral, Netizen Beri Komentar Menohok...

Ia dianggap memiliki kesalahan fatal hingga akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Mendiktisaintek sebelum Presiden melakukan reshuffle kabinet pada 19 Februari 2025 lalu.

"Hari Selasa malam, 18 Februari 2025, pukul 10 malam, Seskab Mayor Teddy datang ke kediaman di Wisma Chandra," kata Satryo.

"Beliau bilang pada saya, intinya saya dianggap memiliki kesalah yang fatal, ada dua demo di kantor tanggal 20 Januari dan demo kenaikan UKT oleh BEM Mahasiswa pada tanggal 17-18 Februari 2025," tuturnya.

Baca Juga: Meningkat Signifikan, Intip Kekayaan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Ramai Disoraki 'Koruptor' di Tengah Demo ASN Kemendikti Saintek

"Dua kejadian itu yang disoroti dan dianggap fatal, karena pada dasarnya Pak Presiden itu ternyata alergi terhadap demo, begitu kata Mayor Teddy. Jadi kalau ada demo itu dianggap ada kegaduhan, suasananya jadi gaduh," kata Satryo.

Lulusan Teknik Mesin ITB itu menyatakan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Mendiktisaintek sebelum mengalami reshuffle kabinet pada 19 Februari 2025 lalu.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @NenkMonica

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X