Minggu, 19 Juli 2026

Ramadhan Lecture Vol 2: Menggali Risalah Pergerakan KH Umar Tamim

Photo Author
Fardana Difka Dwi Cahya, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:39 WIB
Foto bersama PC Jombang dan PMII Umar Tamim bersama K.H Zahrul Jihad dalam acara Ramadhan Lecture Vol 2: Menggali Risalah Pergerakan KH. Umar Tamim. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya )
Foto bersama PC Jombang dan PMII Umar Tamim bersama K.H Zahrul Jihad dalam acara Ramadhan Lecture Vol 2: Menggali Risalah Pergerakan KH. Umar Tamim. (SketsaNusantara.id/Fardana Difka Dwi Cahya )

 

SketsaNusantara.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jombang menggelar Ramadhan Lecture Vol 2 dengan tema KH. Umar Tamim dan Risalah Pergerakan pada Jumat 7 Maret 2025. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PC PMII Jombang, Asrorudin, beserta jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Zahrul Jihad atau yang akrab disapa Gus Heri menyampaikan pandangannya mengenai sosok KH. Umar Tamim.

Menurutnya, KH. Umar Tamim difokuskan untuk menjadi imam masjid, bukan seorang politikus.

Baca Juga: Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah di 7 Titik untuk Stabilkan Harga Pangan Selama Ramadhan

“Yang berpolitik itu anak-anaknya,” ungkap Gus Heri.

Selain itu, dalam penyampaiannya, ia juga menyoroti kebiasaan membaca dan menulis di kalangan mahasiswa saat ini.

“Prinsipnya, menulis pasti membaca. Sekarang ini, saya sebagai dosen mengajar dan menulis di papan tulis, tapi mahasiswa malah lebih sering memotret daripada mencatat,” ujarnya.

Baca Juga: BEM UNIPDU Jombang Gelar Bakti Sosial 'Ramadhan Care' di LKSA Istiqomah

Lebih lanjut, Gus Heri mengajak para mahasiswa untuk terus belajar dan bertanya tentang manfaat diri mereka bagi orang lain.

“Kita perlu banyak belajar, karena jendela kita, ilmu kita, dan hati kita itu membaca,” tegasnya.

Sementara itu, Asrorudin, Ketua Umum PC PMII Jombang, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara sahabat-sahabat komisariat dengan tokoh-tokoh sentral dalam pergerakan.

“Sejatinya, agenda ini untuk meningkatkan komunikasi sahabat-sahabat komisariat ke tokoh-tokoh sentralnya,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X