Dia menambahkan, pesantren Ramadhan bukan saja untuk warga binaan laki-laki saja. Pesantren kilat ini juga untuk warga binaan perempuan.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Jombang Pastikan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Selama Ramadhan
“Kalau pembelajaran membaca Al-Qur'an di lapas perempuan dibimbing sejumlah ustadzah dari ormas Islam yang ada di Jombang,” ujar Ulin.
Erik Satrio Nugroho, salah satu Narapidana yang kena vonis hukuman 5 tahun lebih ini merupakan tahun kedua dalam mengikuti pesantren Ramadhan ini. warga binaan Lapas Jombang mengatakan,
Pembelajaran baca Al-Qur’an, kata dia, tidak hanya dilakukan saat kegiatan pesantren Ramadhan saja. Hari-hari biasa, dirinya mengikuti kegiatan secara aktif selama berada di Lapas.
Baca Juga: Usai Retreat, Bupati dan Wabup Jombang Pulang dengan Semangat Baru untuk Membangun Daerah
Dia mengaku, kini telah mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali. Padahal, kata Erik, sebelumnya tidak mengenal sama sekali kitab suci Al-Qur'an.
“Sebelumnya sama sekali tidak bisa mengaji. Sekarang alhamdulillah sudah khatam satu kali,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Puluhan Siswa SDN Wuluh 1 Kesamben Alami Keracunan Usai Konsumsi Jajanan, Dinas Kesehatan Jombang Turun Tangan Lakukan Pemeriksaan
Ratusan Massa Berpakaian Hitam Tuntut Pengusutan Kasus Femisida dan Percepatan Regulasi Perlindungan Perempuan di Jombang
Merawat Ingatan, Menanam Semangat: Ketika Sejarah Dihidupkan di Layar dan Panggung Unipdu Jombang
Sambut Bulan Ramadhan 1446 H, Polres Jombang dan Mahasiswa Bersinergi dalam Kegiatan Bakti Sosial
Jelang Ramadhan 2025, Pemuda Jombang Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Panti Asuhan An-Nur