“Semakin ke sini banjir Bekasi dan sekitarnya semakin fu*ked up. Kali ini lebih kacau dari 2020, lantai 1 rumah ortu full kerendem. Kendaraan, elektronik, dll tewas semua gara-gara orang rumah pada tidur terus telat mindah,” cuit pemilik akun @f*******_.
“Pindah ke Bekasi udah kurang lebih 13 tahun dan ini first time Banjir masuk sampe rumah. Pas tahun 2020 cuma sampe pager doang,” tulis netizen lainnya.
Peristiwa serupa memang pernah terjadi di Bekasi pada tahun 2016 dan 2020 lalu.
Saat itu sepanjang Sungai Bekasi terutama di P2C mengalami peningkatan debit air secara drastis yang menjadi salah satu penyebab banjir 2020.
Begitu juga dengan insiden banjir yang terjadi di awal Ramadhan 2025 ini, debit air di P2C meningkat.
Ditambah, tanggul di sepanjang sungai belum sepenuhnya terbangun sehingga tidak mampu menahan volue air.
Baca Juga: Diguyur Hujan Sejak Malam, Sejumlah Wilayah di Bekasi Terendam Banjir hingga Ketinggian 2 Meter
Berdasarkan hasil penelusuran, pada tahun 2020 lalu diperkirakan 70 persen wilayah Bekasi terendam banjir yang terjadi di awal tahun tersebut.
Sementara itu, berdasarkan catatan BPBD Kota Bekasi, hingga saat ini ada 20 titik wilayah yang terendam banjir.
Beberapa wilayah yang terdampak Banjir Bekasi antara lain Kecamatan Pondok Gede, Jatiasih, Medan Saria, Rawalumbu, Bekasi Utara dan Bekasi Timur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Diharapkan Dapat Meningkatkan Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Subianto Segera Dirikan Kopdes Merah Putih, Apa Itu?
Raja Juli Antoni Bangga Kaesang Pangarep Masuk 5 Orang Populer, Fedi Nuril Pertanyakan Kompetensinya Sebagai Ketum PSI: Dua Kadernya Dua Kali Mangkir!
Pertanyakan Soal Rangkap Jabatan Rosan Roeslani dan Dony Oskaria, Fedi Nuril Singgung Soal Pelanggaran Undang-Undang, Netizen: Kita Masih Pake UU?
Cuaca Buruk di Ramadan 2025, Harga Wortel di Pasar Tradisional Jember Melonjak Naik
Anies Baswedan Bicara 'Terang Benderang' di UGM, Sentil Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran yang Berdampak pada Pendidikan Indonesia
Menyesuaikan dengan Program Work From Anywhere, Jadwal Libur Lebaran Anak Sekolah Dimajukan Lebih Cepat